TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangerang Selatan disebut menerima dana hibah Rp 11 miliar pada 2026.
Unggahan yang beredar di media sosial memuat narasi yang mempertanyakan besaran dana hibah yang diterima LPTQ.
Padahal, Kota Tangerang Selatan belum meraih gelar juara umum lagi untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten.
Baca juga: Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi, Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan membantah informasi mengenai besaran dana hibah tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan Bambang mengatakan, hibah yang dialokasikan kepada LPTQ pada 2026 sebesar Rp 4,75 miliar, bukan Rp 11 miliar seperti yang beredar di media sosial.
"Hibah LPTQ Kota Tangerang Selatan tahun 2026 bukan Rp 11 miliar, tapi Rp 4,75 miliar," kata Bambang saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (17/7/2026).
Namun, saat dimintai penjelasan mengenai rincian penggunaan anggaran hibah tersebut, ia belum bisa menjelaskannya dan mengatakan informasi tersebut berada di bawah pengelolaan tim LPTQ.
Ia menyarankan agar berkoordinasi langsung dengan pengurus LPTQ yang menangani pengelolaan keuanga
"Mungkin bisa nanti berkoordinasi dengan tim LPTQ di pengelolaan keuangannya," kata Bambang.
Keterangan serupa disampaikan Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Kota Tangerang Selatan, Ali Akbar.
Baca juga: Kabid Pasar Jadi Tersangka Pungli MCK Rp 80 Juta, Pemkot Bekasi Tak Beri Bantuan Hukum
Menurut dia, hibah LPTQ tahun ini memang mengalami penyesuaian akibat kebijakan efisiensi anggaran.
"Untuk bantuan dana hibah LPTQ Tangsel tahun 2026 mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Tangsel sebesar Rp 4,75 miliar saja. Karena adanya efisiensi," kata Ali.
Meski besaran hibah berubah, Ali menilai, pengurus LPTQ telah berupaya maksimal melakukan pembinaan terhadap kafilah MTQ Kota Tangsel.
Bahkan, kata dia, belum kembalinya Tangsel menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten bukan berarti pembinaan tidak berjalan.