Bengkulu, VIVA – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep optimistis partainya mampu meraih hasil maksimal di Provinsi Bengkulu pada Pemilu 2029.
Keyakinan itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI sekaligus melantik pengurus DPW, DPD, dan DPC PSI se-Provinsi Bengkulu, Jumat, 17 Juli 2026.
Di hadapan para kader, Kaesang mengapresiasi kerja pengurus PSI Bengkulu yang dinilai terus membangun kekuatan organisasi di daerah. Ia pun menyatakan optimistis Bengkulu bisa menjadi salah satu basis kemenangan PSI.
"Jadi saya rasa di Provinsi Bengkulu Insya Allah PSI bisa jadi pemenang. Masa gajah kalah sama yang lain?” ucap Kaesang.
Meski optimistis, putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu mengingatkan seluruh kader agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, konsolidasi politik harus terus dilakukan sejak sekarang sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.
"Kita tetap perlu melakukan kerja politik dalam 2-3 tahun ini,” tutur Kaesang.
Ia menekankan bahwa kekuatan organisasi menjadi modal utama untuk memenangkan kepercayaan masyarakat. Karena itu, seluruh pengurus diminta segera memperluas struktur partai hingga ke tingkat paling bawah.
“Karena itu seluruh pengurus harus segera memperluas pembentukan kepengurusan hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di desa dan kelurahan, bahkan membentuk koordinator hingga tingkat Rukun Tetangga (RT),” kata Kaesang.
Menurutnya, pembentukan struktur yang solid hingga tingkat RT juga akan memudahkan PSI menghadapi tahapan verifikasi faktual sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik lima tahunan.
"Kali ini PSI Bengkulu berbeda. Insya Allah untuk verifikasi nanti itu sudah harus tidak dipikirkan lagi, karena pikiran kita untuk 2029 nanti,” kata Kaesang.
Dalam kesempatan tersebut, Kaesang juga mengapresiasi komposisi kepengurusan PSI Bengkulu yang didominasi kalangan muda. Menurutnya, kehadiran generasi muda menjadi salah satu kekuatan PSI untuk menghadirkan gagasan baru dan membangun politik yang lebih dekat dengan masyarakat.





