Vonis Bebas Terbit Rencana, Ini Total Harta 3 Hakim PN Stabat

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Vonis bebas terhadap mantan Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin, dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menyedot perhatian publik. Banyak pihak mempertanyakan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Stabat yang membebaskan Terait dalam perkara serius tersebut.

Sidang vonis berlangsung di Pengadilan Negeri Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada Senin, 8 Juli 2024 lalu. Majelis hakim diketuai oleh Andriyansyah dengan anggota Dicki Irvandi dan Cakra Tona Parhusip. Berdasarkan penelusuran, total harta kekayaan ketiga hakim yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK mencapai miliaran rupiah.

BACA JUGA: Dahulu Garang Sikat Koruptor, Eks Jampidsus Kini Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Asabri

Andriyansyah, hakim kelahiran Banda Aceh tahun 1980, menjabat sebagai ketua majelis. Pria berusia 44 tahun dengan pendidikan pascasarjana ini mengawali karier sebagai calon hakim di PN Bireuen pada 2007. Ia kemudian bertugas di PN Blangkejeren pada 2010 hingga 2014, PN Jantho pada 2014 hingga 2020, dan PN Stabat sejak 2020 hingga sekarang. Andriyansyah tercatat memiliki spesialisasi di bidang tipikor, pemilu, lingkungan hidup, mediator, dan anak.

Berdasarkan LHKPN KPK, total kekayaan Andriyansyah mencapai Rp3.327.738.855. Hartanya meliputi satu bidang tanah dan bangunan di Kota Banda Aceh seluas 175 meter persegi dengan nilai Rp3.250.000.000 yang diperoleh dari warisan. "Kemudian sepeda motor Honda senilai Rp10.000.000, mobil Toyota minibus senilai Rp170.000.000, harta bergerak lainnya Rp230.000.000, kas dan setara kas Rp3.188.980, serta hutang Rp335.450.125," demikian tertulis dalam LHKPN.

BACA JUGA: Fadia Arafiq Ditahan di Lapas Perempuan Semarang

Hakim anggota, Dicki Irvandi, lahir pada tahun 1984. Kariernya dimulai sebagai calon hakim di PN Jambi pada 2010 hingga 2012. Ia kemudian bertugas di PN Lubuk Sikaping pada 2012 hingga 2015, PN Sengeti pada 2015 hingga 2021, dan PN Stabat sejak 2021. Hakim dengan spesialisasi mediator, anak, dan lingkungan hidup ini juga menyandang gelar pascasarjana.

Total kekayaan Dicki berdasarkan LHKPN tahun 2023 mencapai Rp4.188.774.040. Ia memiliki tanah dan bangunan di Kabupaten Pelalawan seluas 56 meter persegi senilai Rp400.000.000, di Kabupaten Indragiri Hulu seluas 1.167 meter persegi senilai Rp1.050.000.000, dan di Kota Jambi seluas 182 meter persegi senilai Rp2.050.000.000. "Harta tersebut berasal dari hibah tanpa akta," tulis dalam laporan. Dicki juga memiliki tanah dan bangunan di Kota Pekanbaru seluas 166 meter persegi senilai Rp550.000.000 yang diperoleh dari hasil sendiri, ditambah mobil Honda HRV tahun 2018 senilai Rp225.000.000, harta bergerak lainnya Rp267.950.000, kas dan setara kas Rp135.824.040, serta hutang Rp490.000.000.

BACA JUGA: Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hakim anggota lainnya, Cakra Tona Parhusip, lahir di Kota Medan pada 1985. Ia mengawali karier sebagai calon hakim di PN Bale Bandung pada 2009 hingga 2012. Setelah itu, Cakra bertugas di PN Bintuhan pada 2012 hingga 2015, PN Padangsidimpuan pada 2015 hingga 2021, dan PN Stabat sejak 2021. Hakim dengan spesialisasi mediator, anak, pemilu, dan lingkungan hidup ini juga berpendidikan pascasarjana.

Berdasarkan LHKPN KPK, total harta Cakra mencapai Rp1.999.247.735 pada periode 2023. Hartanya meliputi tanah seluas 225 meter persegi di Kabupaten Tapanuli Utara senilai Rp70.000.000 dari hasil sendiri. "Kemudian alat transportasi berupa mobil Toyota Rush tahun 2019 senilai Rp240.000.000 dan mobil Honda Sedan tahun 2011 senilai Rp140.000.000, harta bergerak lainnya Rp116.000.000, kas dan setara kas Rp1.433.247.735," demikian rincian dalam LHKPN. Cakra tercatat tidak memiliki utang.

Ketiga hakim tersebut juga telah menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya atas pengabdian mereka di lembaga peradilan. (tan/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus Korupsi Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo Siap Disidangkan


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dulu Pimpin Laga Timnas Indonesia dan Liga 1, Kini Wasit Adham Makhadmeh Bertugas di Final Piala Dunia 2026
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Meta Bakal Beri Peringatan ke Orang Tua Jika Anak Bahas Self-Harm dengan AI
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
• 17 jam laluokezone.com
thumb
BGN Rapat di Komisi IX DPR Bahas Laporan Keuangan 2025, Nanik Absen karena Sakit
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.