Basarnas Makassar memperbarui jumlah korban kecelakaan KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel. Dari sebelumnya 74 orang korban, kini menjadi 78 orang penumpang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif mengatakan, penambahan jumlah korban kapal tenggelam di Selayar setelah dilakukan verifikasi lanjutan bersama dengan instansi terkait hingga keluarga korban.
"Data korban terus kami perbarui. Dari verifikasi di lapangan, mendapati ada tiga orang korban yang dilaporkan hilang. Sehingga jumlah korban jadi 78," kata Arif dalam keterangannya, Jumat (17/7).
Dari data yang didapatkan kumparan sebelumnya, sebanyak 27 orang kini masih dicari, sementara 1 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Dalam pencarian hari ketiga ini, tim SAR telah membagi area operasi ke dalam dua sektor. Tim didukung langsung oleh KN SAR Kamajaya 104 di sektor II, unsur udara Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin, serta KRI Marlin 877 yang melakukan penyisiran di sektor I.
"Pencarian hari ketiga terdapat temuan dari tim dari KN Sar Kamajaya yang sempat menemukan pelampung, namun tidak dapat di raih karena ombak yang terlalu tinggi," beber Arif.
Basarnas Makassar mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban maupun benda-benda yang diduga berkaitan KM Nurul Salsa agar melaporkannya kepada Posko SAR terdekat.
Berikut adalah 27 korban yang masih dicari:
Korban Terdata dalam Manifes1. Cia
2. Bau Intang
3. Sahrul Amin
4. Madang
5. Januari
6. Maridaeng
7. Umar
8. Naura
9. Nurhayati
10. Asseng
11. Malida
12. Hasbi
13. Hasnani
14. Isa
15. Naila
16. Jusriawati
17. Arfandi
Korban Tidak Tercantum dalam Manifes1. Jaenuddin
2. Nurmiati
3. Jasmal
4. Diska
5. Musliana
6. Sitti Amang
7. Andi Sama
8. Hasliana
9. Hasriati
10. Sri Hardati





