Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sepekan dengan penguatan signifikan.
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sepekan dengan penguatan signifikan. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/7/2026), IHSG berada di level 6.175,535, naik 251,175 poin atau 4,24 persen dibandingkan posisi pekan sebelumnya di level 5.924,360.
Penguatan IHSG juga berlangsung konsisten sepanjang pekan, setelah indeks bergerak dari level 6.037 pada awal pekan hingga menembus level 6.175 pada penutupan perdagangan Jumat.
Sejalan dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turut meningkat. Nilai kapitalisasi pasar tercatat naik dari Rp10.340 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp10.749 triliun, atau bertambah sekitar Rp409 triliun, setara kenaikan 3,95 persen.
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan peningkatan. Rata-rata volume transaksi harian naik 27,75 persen menjadi 26,174 miliar saham dari sebelumnya 20,488 miliar saham.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian melonjak 36,25 persen menjadi Rp13,99 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp10,26 triliun. Frekuensi transaksi harian juga meningkat 24,60 persen menjadi 2,33 juta kali transaksi.
Secara akumulatif selama periode perdagangan 13–17 Juli 2026, total volume transaksi mencapai 130,871 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp69,953 triliun atau setara USD3,875 miliar. Adapun total frekuensi perdagangan mencapai 11,659 juta kali transaksi.
Dari sisi pergerakan indeks selama sepekan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.192,658, sedangkan level terendah berada di 5.898,147.
Penguatan pasar juga tercermin dari kinerja sektoral. Seluruh 11 indeks sektor di BEI ditutup di zona hijau. Sektor Basic Materials memimpin kenaikan dengan penguatan 5,47 persen, diikuti Consumer Cyclicals sebesar 5,32 persen, Energy 4,62 persen, Infrastructure 4,55 persen, Technology 3,38 persen, Properties & Real Estate 3,46 persen, Financials 2,73 persen, Industrials 2,35 persen, Transportation & Logistic 1,49 persen, Healthcare 1,16 persen, dan Consumer Non-Cyclicals 0,37 persen.
Berdasarkan statistik mingguan BEI, sebanyak 435 saham atau sekitar 45 persen dari total saham tercatat mengalami kenaikan harga lebih dari 2 persen sepanjang pekan. Sementara itu, 105 saham atau sekitar 11 persen naik di kisaran 0 hingga 2 persen.
Di sisi lain, terdapat 223 saham atau sekitar 23 persen yang tidak mengalami perubahan harga. Adapun 93 saham atau 11 persen terkoreksi hingga 2 persen, sedangkan 109 saham atau 10 persen turun lebih dari 2 persen.
(kunthi fahmar sandy)





