HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW JERSEY – Momen spesial dipastikan mewarnai partai puncak Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Donald Trump akhirnya muncul setelah tak pernah terlihat langsung sepanjang turnamen berlangsung. Dia menjadi tamu kehormatan.
Kehadirannya bukan sekadar menyaksikan laga penentu juara dunia dari tribun. Presiden Amerika Serikat itu bahkan dijadwalkan ikut menyerahkan trofi kepada tim yang keluar sebagai juara.
Setelah absen dari seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026, Donald Trump dipastikan menghadiri laga final yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, pada Minggu (20/7/2026).
Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt. Menurutnya, Trump sudah menyiapkan agenda untuk hadir dalam pertandingan terbesar di sepak bola dunia itu.
“Kami menantikan pertandingan final, dan saya tahu Presiden (Donald Trump) juga siap untuk hadir,” ujar Karoline Leavitt.
Kehadiran Trump ternyata tidak berhenti sebagai tamu kehormatan. Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat itu juga akan ikut dalam prosesi penyerahan trofi kepada negara yang berhasil menjadi juara dunia.
Menurut Infantino, skenario tersebut memang menjadi harapan FIFA untuk laga puncak Piala Dunia 2026.
“Harapannya memang seperti itu. Semoga kami bisa menyerahkan trofi bersama-sama di laga final,” kata Infantino, seperti dikutip dari media Swiss, Blue Sport, Sabtu (18/7/2026).
Belakangan, muncul anggapan bahwa hubungan dekat antara Infantino dan Trump menjadi alasan di balik rencana tersebut. Isu itu mencuat setelah FIFA sebelumnya sempat mencabut kartu merah yang diterima pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Namun, Infantino membantah spekulasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Trump dalam seremoni penyerahan trofi sepenuhnya mengikuti tradisi yang sudah berlangsung di berbagai edisi Piala Dunia sebelumnya.
“Memang begitulah yang selalu dilakukan (di Piala Dunia edisi) sebelumnya. Presiden negara tempat final berlangsung, selalu menyerahkan trofi bersama dengan presiden FIFA,” pungkas Infantino.





