Merinding! Dimas Aditya Dengar Jeritan Orang yang Dipasung di Lokasi Syuting

tabloidbintang.com
6 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Dimas Aditya mengalami pengalaman yang tak terlupakan saat menjalani syuting film Juminten Edan. Di tengah proses produksi, ia mendengar jeritan seseorang yang ternyata dipasung di rumah yang berada tak jauh dari lokasi syuting. Peristiwa itu membuatnya menyadari bahwa isu yang diangkat film tersebut masih menjadi kenyataan di masyarakat.

Dimas Aditya mengaku sempat terkejut ketika mengetahui sumber suara jeritan yang hampir setiap malam terdengar di sekitar lokasi syuting. Awalnya, ia mengira suara tersebut berasal dari warga yang sedang menyaksikan pertandingan sepak bola.

"Itu di lokasi kita syuting ada yang dipasung, jadi menurut gue ya ini relate. Tapi kayak bikin bertanya-tanya, tiba-tiba pas kita lagi di lokasi, 'beneran Bos itu ada yang dipasung di rumah sebelah gitu'. Jadi hampir tiap malam dia teriak-teriak," ujar Dimas Aditya.

Seiring berjalannya waktu, Dimas mulai menyadari bahwa suara yang didengarnya bukan teriakan biasa. Beragam luapan emosi terdengar dari balik rumah tersebut, mulai dari amarah, tangisan, tawa, hingga permintaan tolong.

"Teriaknya tuh mulai dari marah, sampai minta tolong, sampai ketawa. Jadi pertama-tama ada yang teriak-teriak gue pikir orang lagi nonton bola. Enggak tahunya ternyata nih kok tiba-tiba dia nangis, kok tiba-tiba dia marah, tiba-tiba dia ketawa, minta tolong, 'Ampun, tolong'... Jadi kayak semua emosi kayaknya campur aduk," tuturnya lagi.

Pengalaman itu meninggalkan kesan mendalam bagi Dimas. Bukan rasa takut yang mendominasi, melainkan rasa prihatin karena mengetahui masih adanya praktik pemasungan yang terjadi di masa kini.

"Lebih ke sedih sih, tapi ya gimana ya, mungkin sebenarnya itu salah satu cara yang dilakukan untuk mengamankan. Baik untuk diri yang sedang sakit atau orang sekitarnya supaya tidak berbahaya buat diri dia dan orang lain," kata suami Tika Bravani ini.

Selain pengalaman emosional tersebut, Dimas juga menghadapi tantangan dalam memerankan karakter Manto. Menjelang syuting, karakter yang diperankannya mengalami perubahan sehingga ia harus mempelajari bahasa isyarat hanya dalam waktu tiga hari.

Juminten Edan juga dibintangi Meisya Amira, Sharon Jovian, Anne J. Cotto, dan Kukuh Prasetya. Film produksi Mercusuar Film bersama Digital Frame Production itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 23 Juli 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengarusutamaan Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045
• 2 jam laludetik.com
thumb
J Trust Golf Tournament 2026 Diikuti 93 Peserta, Jadi Ajang Networking Nasabah dan Pengusaha
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kisah Aymeric Laporte yang Diabaikan Prancis, Kini Jadi Tembok Kokoh Spanyol Menuju Final Piala Dunia 2026
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Mitsubishi Targetkan Jualan 1000 Unit Xforce Terbaru Hingga Akhir GIIAS 2026
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
LMAN hibahkan empat kontainer pulihkan akses warga Aceh pascabencana
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.