JAKARTA, DISWAY.ID-- Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan keikutsertaan Indonesia membuka peluang strategis dalam merumuskan kebijakan dan tata kelola kecerdasan buatan (AI) di tingkat global.
Hal tersebut disampaikan Airlangga dalam Media Briefing Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang digelar secara daring, Sabtu (18/7/2026).
BACA JUGA:Airlangga: Gabung WAICO, Ekonomi Digital Indonesia Berpotensi Tembus US$366 Miliar pada 2030
Penandatanganan dokumen pendirian WAICO sendiri telah dilakukan pada Kamis (16/7/2026) lalu bersama sekitar 29 negara lainnya.
“Alhamdulillah bersama kurang lebih 29 negara lainnya, Indonesia menjadi salah satu negara pendiri WAICO. Indonesia ikut merupakan komitmen untuk membangun tata kelola dan kaidah-kaidah pengembangan AI,” ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, kehadiran Indonesia di WAICO menegaskan komitmen untuk menjadikan AI sebagai jembatan kebersamaan, bukan pemicu kesenjangan digital (digital divide). Ia menekankan pentingnya pengelolaan AI yang aman, terpercaya, dan beretika.
“Jadi AI diharapkan menjadi jembatan, bukan menjadi digital divide, tetapi menjadi jembatan untuk kebersamaan. Dan kehadiran Indonesia juga menegaskan bahwa pengelolaan AI perlu lebih aman atau safe, terpercaya, dan juga beretika,” tambahnya.
Lebih lanjut, Indonesia berkomitmen berperan aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi antarnegara. Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L) untuk mengoptimalkan platform WAICO.
BACA JUGA:Indonesia Susun Roadmap AI Nasional, Airlangga: AI Harus Jadi Jembatan Teknologi Global
Langkah tersebut diarahkan untuk:
- Mempercepat transformasi digital nasional
- Mematangkan kesiapan infrastruktur data center di dalam negeri
- Meningkatkan daya saing sumber daya manusia di bidang AI
- Membuka peluang kolaborasi internasional yang memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional
- 1
- 2
- »





