Danantara Minta Waskita (WSKT) Jadi Emiten Jalan Tol Susul Jasa Marga

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Danantara dan BP BUMN bakal mengarahkan restrukturisasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) untuk menjadi pemain utama jalan tol kedua di Indonesia setelah PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR).

Arah transformasi itu dibahas dalam pertemuan antara Dony Oskaria selaku Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia dengan jajaran direksi Waskita Karya, Jumat (17/7/2026). 

Adapun mengevaluasi total valuasi aset, kapasitas pembayaran utang, proyeksi arus kas, hingga perubahan model bisnis dari emiten BUMN Karya tersebut. 

Dony menyatakan proses penyehatan WSKT tidak boleh sekadar menunda penyelesaian kewajiban utang, melainkan wajib menggeser fokus bisnis secara permanen ke sektor yang menghasilkan arus kas stabil. Perhitungan bisnis juga harus realistis dan terukur demi memulihkan kepercayaan pasar.

Salah satu arah yang didorong adalah memperkuat fokus WSKT pada bisnis jalan tol. Dengan karakteristik yang memberikan pendapatan jangka panjang, pengelolaan jalan tol dinilai memiliki prospek kuat sebagai fondasi bisnis perusahaan.

“Waskita jadi perusahaan tol kedua setelah Jasa Marga, itu tidak apa-apa asal dihitung dengan benar,” ujar Dony dalam siaran pers dikutip Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga

  • Danantara Gabung Forum SWF Global, Pandu Sjahrir Ungkap Benefitnya
  • Membaca Arah Transisi Energi Grup Bakrie & Prajogo Lewat Proyek PSEL Danantara
  • BUMN Galangan Kapal DPS Pailit, Danantara Beberkan Rencana Konsolidasi Aset

Namun, sebelum ekspansi berjalan, kondisi keuangan Waskita harus dipastikan sehat sehingga perseroan memiliki kemampuan memenuhi kewajibannya secara mandiri, memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, serta membuka peluang memperoleh pendanaan termasuk melalui pasar modal.

BP BUMN dan Danantara menyatakan akan terus mengawal penataan model bisnis dan perbaikan tata kelola ini. Langkah tersebut ditargetkan menuntaskan persoalan likuiditas WSKT agar kasus kegagalan finansial serupa tidak terulang.

Dalam perkembangan sebelumnya, WSKT meraih kontrak baru untuk menggarap proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3 senilai Rp2,1 triliun.

Perseroan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) PP-Waskita-WIKA bakal mengerjakan konstruksi jalan sepanjang 8,1 kilometer yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.

Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko menyampaikan bahwa kontrak baru tersebut mencakup pengadaan jasa layanan konstruksi Simpang Susun (SS) Magelang sampai dengan SS Borobudur. Lingkup pekerjaannya meliputi pembangunan trase utama, trase akses magelang hingga pelat beton. 

“Proyek ini sangat penting untuk mempercepat mobilitas sekaligus mendorong peningkatan sektor pariwisata,” ujar Ari dalam siaran pers, Selasa (23/6/2026).

Dari sisi kinerja keuangan, perseroan tercatat membukukan lompatan pendapatan usaha sekaligus memangkas rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang semester I/2026.

Berdasarkan laporan keuangan akhir Juni 2026 yang dirilis pada pekan ini, emiten BUMN Karya tersebut mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp4,91 triliun. Nilai tersebut melonjak 58,49% secara tahunan (year on year/YoY). 

Namun, pertumbuhan pendapatan ini diikuti oleh lonjakan beban pokok pendapatan sebesar 80,78% YoY menjadi Rp4,41 triliun pada paruh pertama 2026. Akibatnya, laba bruto terkoreksi 23,76% secara tahunan ke posisi Rp504,20 miliar. 

Namun, setelah memperhitungkan pendapatan dan beban lainnya, Waskita mampu melakukan efisiensi dan menekan pos pengeluaran sehingga rugi bersih terpangkas.

Waskita Karya mencatat rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan mengalami penyusutan sebesar 16,96% YoY menjadi Rp1,91 triliun pada semester I/2026, dari posisi rugi bersih periode sebelumnya yang mencapai Rp2,30 triliun.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beda Nasib di Tangan Kejagung: Don Ritto Ditahan, Febrie Adriansyah Tidak
• 20 jam lalukompas.com
thumb
JCFF 2026 Resmi Dibuka, BI Perkuat UMKM Kopi dan Rempah Jawa ke Pasar Global
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
5 Cara Efektif Siapkan Dana Pendidikan untuk Anak
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perusahaan Energi Negara Kena Bobol, Hacker Curi Data 3.300 Akun
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kisah Dua Srikandi HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026: Asrama, Sarung Tangan, dan Mimpi yang Tak Pernah Padam
• 19 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.