KOMPAS.TV – Antrean panjang kendaraan masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara. Warga mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang telah berlangsung selama beberapa hari karena dinilai mengganggu aktivitas dan pekerjaan sehari-hari.
Antrean mobil dan sepeda motor terlihat mengular hingga ke ruas jalan di sekitar SPBU. Kelangkaan solar dan bensin bersubsidi dilaporkan terjadi sejak pertengahan Juli. Sejumlah SPBU disebut tidak menerima pasokan selama beberapa hari sehingga pengendara terpaksa mencari BBM ke lokasi lain, yang pada akhirnya memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah SPBU di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Meningkatnya permintaan Pertalite disebut dipicu kenaikan harga Pertamax yang kini mencapai sekitar Rp17.000 per liter.
Merespons antrean panjang dan isu kelangkaan BBM bersubsidi di Sumatera maupun daerah lainnya, PT Pertamina Patra Niaga menegaskan stok BBM nasional dalam kondisi aman hingga 40 hari. Untuk mempercepat distribusi, Pertamina mengoptimalkan pengiriman pada malam hingga dini hari, menambah armada mobil tangki, serta menggandeng TNI dan Polri dalam pengamanan jalur distribusi.
#Medan #Banjarmasin #SPBU #BBM #Pertamina #Pertalite
Baca Juga: Pertamina Respons Kelangkaan BBM di Sejumlah Daerah, Stok Nasional Aman 14–40 Hari | KOMPAS SIANG
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- bbm
- medan
- pertamina
- stockbbm
- sumatera





