Kronologi Delapan Siswi MTs Tenggelam di Garut, Polisi Pastikan Murni Kecelakaan

eranasional.com
15 jam lalu
Cover Berita

Garut, ERANASIONAL.COM – Kepolisian Resor (Polres) Garut masih melakukan penyelidikan terkait insiden tenggelamnya delapan siswi MTs Miftahul Ulum Cigedug di sebuah kolam penampungan mata air di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu pelajar meninggal dunia, sementara tujuh lainnya berhasil diselamatkan.

Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, mengatakan petugas telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, termasuk memeriksa para saksi, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memasang garis polisi di area kolam.

“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, olah TKP, dan pemasangan police line,” ujar Adhi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon di Garut, Jumat (17/7).

Menurut Adhi, insiden itu terjadi pada Kamis (16/7) siang di kolam penampungan mata air yang berada di Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan.

Delapan siswi diketahui berenang di lokasi tersebut setelah mengikuti kegiatan sekolah.

Akibat kejadian itu, seorang siswi kelas IX bernama Siti Jamilah (14), warga Kecamatan Cigedug, meninggal dunia setelah tenggelam. Sementara tujuh teman korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Tujuh pelajar lainnya berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban tenggelam dan dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Usai menerima laporan, petugas kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyatakan tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

“Hasil sementara, tidak ada unsur pidana. Ini murni kecelakaan,” kata Adhi.

Ia menambahkan, pihak keluarga korban juga tidak mengajukan laporan hukum karena menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

“Pihak keluarga tidak ingin melaporkan kejadian ini dan menganggapnya sebagai musibah atau takdir,” ujarnya.

Hingga proses penanganan selesai, polisi masih memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Selain itu, kolam penampungan mata air tersebut dikosongkan guna mencegah masyarakat memasuki area yang masih dalam pengawasan petugas. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkes Dorong Saka Bakti Husada Cegah Perundungan Siber di Kalangan Remaja
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Menghindari jebakan seremonial sertifikasi HAM
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Pemuda Jaksel Ciptakan Sirine Pendeteksi, Resah Kebanjiran Bertahun-tahun
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Pembalap Jawa Timur Kuasai Podium Hari Kedua Kejurnas MTB 2026
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Gempa M5,5 Guncang Kepulauan Sangihe, Tidak Berpotensi Tsunami
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.