REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memberikan fasilitas pemberhentian tambahan bagi 13 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) keberangkatan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara pada Sabtu.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan pola operasi Berhenti Luar Biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan penumpang dan lalu lintas di sekitar kawasan Stasiun Gambir sehubungan dengan pelaksanaan Konser Akbar Monas 2026.
Baca Juga
Iran Gempur Fasilitas Militer AS di Oman, Suriah, dan Yordania
Rooney Setuju FA Pertahankan Tuchel, Kecuali Guardiola Bersedia Melatih Timnas Inggris
Rasulullah Tegaskan Safar Bukan Bulan Sial, Ini Penjelasan Hadits dan Pandangan Ulama
"Melalui pola operasi ini, KAI memberikan fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara. Pelanggan yang telah memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir dapat memilih naik dari Stasiun Jatinegara untuk kereta api yang telah ditetapkan berhenti luar biasa," kata Franoto dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
Rekayasa operasi tersebut, kata dia, disiapkan untuk memudahkan akses masyarakat, khususnya bagi pelanggan yang berpotensi terdampak kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan Gambir dan Monumen Nasional (Monas), mengingat konser tersebut dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Meskipun terdapat fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara, ia memastikan belasan perjalanan kereta api tersebut tetap diberangkatkan dari Stasiun Gambir sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket.
Stasiun Jatinegara hanya berfungsi melayani proses naik (boarding) penumpang sebelum kereta melanjutkan perjalanan menuju stasiun tujuan akhir.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)