Bisnis.com, MEDAN - Tujuh korban kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting Kilometer 44-45 Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Umum Haji Adam Malik hingga Sabtu (18/7/2026).
Asisten Manajer Humas RS Adam Malik Adela Eka Putra Marza mengatakan ketujuh korban dibawa bertahap ke instalasi gawat darurat (IGD) RS Adam Malik pasca kecelakaan maut yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) siang dengan korban terakhir masuk IGD sekitar pukul 19.00 WIB.
"Saat ini total sudah 7 (tujuh) korban yang dibawa ke IGD RS Adam Malik, terdiri dari 2 laki-laki dan 5 perempuan)," kata Ade, Sabtu (18/7/2026).
Ade mengatakan para korban rata-rata mengalami luka kategori sedang dengan luka di sejumlah bagian tubuh dan merasakan nyeri usai kecelakaan beruntun.
Namun ada satu korban yang masih berusia anak-anak yang mengalami luka berat hingga harus menjalani operasi di area kepala.
Selain ketujuh korban yang masih dirawat, Ade menyebut RS Adam Malik juga kedatangan sebanyak 4 (empat) jenazah korban yang meninggal dunia di tempat dalam kecelakaan maut tersebut.
"Keempat korban yang terdiri dari 3 laki-laki dan 1 perempuan sudah dalam keadaan meninggal dunia saat masuk ke Instalasi Forensik Adam Malik," jelasnya.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan maut yang melibatkan sebanyak 9 (sembilan) unit kendaraan di Sibolangit, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill.
Dari informasi yang dihimpun Bisnis, kecelakaan didiga terjadi akibat truk fuso pengangkut galon air mineral yang hendak menuju Medan dari Karo mengalami rem blong. Sopir truk pun hilang kendali hingga truk berbodi besar itu menabrak sejumlah kendaraan didepannya, termasuk 5 (lima) unit minibus dan 1 (satu) sepeda motor.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut Ferry Walintukan mengatakan aparat kepolisian gabungan langsung bergerak menuju lokasi sesaat setelah mendapat informasi kecelakaan. Para korban kemudian dievakuasi oleh petugas dibantu masyarakat ke unit pelayanan kesehatan terdekat. Tujuh korban diantaranya yang selamat dilarikan ke IGD RS Adam Malik untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut.
"Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan-Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," ujar Ferry.
Saat ini, jalur Medan-Berastagi telah dapat dilalui kembali. Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke bahu jalan sehingga lalu lintas menuju titik-titik wisata di Kabupaten Karo tersebut telah kembali normal. (240)





