Doomscrolling Dapat Memicu Kecemasan dan Stres, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Doomscrolling atau doomsurfing merupakan kebiasaan terus-menerus menggulir media sosial atau portal berita untuk mengonsumsi konten negatif, meskipun memicu rasa cemas, takut, sedih, hingga stres, dan kini semakin menjadi perhatian dalam dunia psikologi karena dampaknya terhadap kesehatan mental.

Di era digital, kebiasaan membuka ponsel untuk mengecek media sosial atau berita dapat berkembang menjadi doomscrolling tanpa disadari.

Kebiasaan tersebut membuat seseorang menghabiskan waktu berjam-jam membaca kabar buruk akibat fitur infinite scroll dan algoritma media sosial yang terus menyajikan konten serupa.

Secara sederhana, doomscrolling merupakan kebiasaan mencari informasi, terutama berita negatif seperti bencana, konflik, krisis ekonomi, kriminalitas, hingga isu kesehatan.

Banyak orang merasa membaca berita buruk akan membuat mereka lebih siap menghadapi situasi, padahal konsumsi informasi negatif yang berlebihan justru meningkatkan kecemasan.

Algoritma media sosial cenderung menampilkan konten yang memancing emosi seperti rasa takut, marah, atau penasaran sehingga pengguna bertahan lebih lama di aplikasi.

Mengapa Doomscrolling Terjadi?

Dari sisi psikologi, doomscrolling muncul karena otak manusia secara alami mencari kepastian ketika menghadapi situasi yang tidak menentu.

Saat terjadi pandemi, konflik internasional, atau bencana alam, banyak orang terdorong terus memperbarui informasi dengan harapan memperoleh rasa aman.

Penelitian Shabahang dan rekan-rekannya pada 2024 menunjukkan semakin sering seseorang mengonsumsi berita negatif, semakin tinggi tingkat stres dan kecemasannya.

Alih-alih merasa lebih tenang, otak justru tetap berada dalam kondisi waspada sehingga mendorong seseorang terus mencari informasi terbaru.

Fitur infinite scroll memperparah kondisi tersebut karena tidak memberikan batas alami bagi pengguna untuk berhenti membaca.

Indonesia termasuk empat negara dengan jumlah pengguna media sosial terbanyak di dunia.

Generasi Z menjadi kelompok paling aktif menggunakan media sosial dengan rata-rata durasi satu hingga enam jam setiap hari.

Sekitar lima persen pengguna Generasi Z bahkan menghabiskan hingga 10 jam per hari mengakses berbagai platform digital.

Instagram menjadi platform media sosial yang paling banyak digunakan, disusul TikTok, X, dan Facebook.

Tingginya durasi penggunaan media sosial meningkatkan peluang seseorang terpapar konten negatif secara terus-menerus.

Penelitian Ungkap Dampak terhadap Kesehatan Mental

Berbagai penelitian menunjukkan doomscrolling berkaitan erat dengan penurunan kesehatan mental.

Dampak paling umum adalah meningkatnya rasa cemas karena otak terus berada dalam kondisi siaga.

Dampak lain dari doomscrolling meliputi stres berkepanjangan, pikiran negatif yang terus berulang, rasa takut berlebihan terhadap kondisi sekitar, perasaan terisolasi dan kesepian, sulit berkonsentrasi, penurunan produktivitas, serta kelelahan emosional.

Penelitian Satici dan kolega pada 2022 menemukan individu dengan tingkat doomscrolling tinggi cenderung mengalami stres lebih besar dan memiliki pola penggunaan media sosial yang bermasalah.

Penelitian lintas budaya oleh Shabahang dan kolega pada 2024 juga menunjukkan doomscrolling berkaitan dengan existential anxiety, yaitu kecemasan mendalam mengenai masa depan, ketidakpastian hidup, hingga makna kehidupan.

American Psychological Association (APA) melaporkan paparan berita negatif secara berlebihan dapat memicu news-related stress yang berujung pada kelelahan mental.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hotman soal Eks Jampidsus Terseret Kasus Blackout: Lelucon, Gak Ada Kaitan!
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jelang Final Piala Dunia 2026: Argentina Ingin Juara Lagi, Spanyol Percaya Diri
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pengacara Don Ritto Klaim Duit dan Emas di Brankas Bukan Punya Febrie
• 13 jam laludetik.com
thumb
Putri KW Evaluasi Fisik Setelah Kandas di Japan Open
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
BPH Migas Kawal Normalisasi Distribusi BBM di Sumut, Antrean SPBU Mulai Terurai
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.