HARIAN.FAJAR.CO.ID, TORAJA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Desa Wisata 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memulai masa pengabdian mereka di Kelurahan Lion Tondok Iring, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja dengan menggelar seminar program kerja pada Senin, 13 Juli 2026 di Kantor Kecamatan Makale Utara. Seminar ini menjadi tonggak awal sekaligus simbolis yang menandai pelaksanaan berbagai program yang diharapkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Dalam seminar tersebut, dipaparkan sembilan program kerja yang terdiri dari satu program kerja kelompok dan delapan program kerja individu. Program kerja kelompok berfokus pada pemetaan lokasi wisata untuk mendokumentasikan destinasi serta meningkatkan data spasial yang akan memperkuat daya tarik wisata lokal.
Kedelapan program kerja individu mencakup bidang yang beragam, mulai dari pembuatan website informasi dan profil desa yang berfungsi sebagai pusat informasi terpadu, digital branding desa wisata guna membangun citra visual dan daya saing desa, hingga marking dan promosi visual di Google Maps yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas digital serta kemandirian ekonomi pariwisata.
Selain itu, mahasiswa juga menjalankan program sosialisasi anti hoaks dan literasi digital untuk menumbuhkan sikap kritis masyarakat terhadap informasi di media sosial. Program lain yang tak kalah penting adalah pembuatan pestisida nabati dari daun pepaya yang ramah lingkungan, pembuatan kalender tanam desa untuk membantu wisatawan menentukan waktu kunjungan sesuai musim tanam dan panen, digitalisasi metode pembayaran UMKM demi mendukung efisiensi dan keamanan transaksi, serta pemanfaatan maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi pengolahan sampah organik rumah tangga.
Camat Kecamatan Makale Utara, Agustinus Rante Batara, menegaskan pentingnya seluruh program kerja tersebut diselesaikan sesuai dengan batas operasional KKN-T selama 45 hari.
“Kami berharap program-program ini dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat serta potensi wisata di Kelurahan Lion Tondok Iring,” jelasnya saat memberikan sambutan.
Seminar ini dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan serta seluruh mahasiswa peserta KKN-T Desa Wisata 116 Unhas yang ditempatkan di Kecamatan Makale Utara. Pihak Kelurahan menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap sinergi antara program kerja KKN-T dengan potensi lokal dapat terus berlanjut.
“Manfaat dari program ini diharapkan tetap dapat dirasakan oleh masyarakat Kelurahan Lion Tondok Iring meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir,” pungkas pihak kelurahan. (*)





