Banyuwangi (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin resmi meluncurkan Oasis Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi) inovasi Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur, yang merupakan layanan konsultasi kesehatan secara daring nonstop 24 jam.
"Digitalisasi yang dilakukan Pemkab Banyuwangi ini luar biasa dan merupakan langkah cerdas untuk melakukan tindakan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat," kata Menkes Budi Gunadi usai peluncuran Oasis Wangi di Banyuwangi, Sabtu.
Menurut Menkes, tidak banyak daerah yang memiliki komitmen dalam pelayanan publik sebaik di Banyuwangi, termasuk dalam pelayanan kesehatan.
Inovasi seperti Oasis Wangi yang diluncurkan Pemkab Banyuwangi dengan menggandeng Noora Health ini, lanjut dia, tidak serta merta dapat direplikasi secara luas ke seluruh Indonesia.
Baca juga: UNG hadirkan inovasi aplikasi Hallo Stroke permudah layanan kesehatan
"Kami perlu kepala daerah seperti Bupati Ipuk ini untuk bisa mempercepat layanan seperti ini ke seluruh Indonesia," kata Menkes Budi Gunadi.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan Oasis Wangi memberikan layanan konsultasi kesehatan nonstop 24 jam dan platform berbasis WhatsApp (WA) tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan konsultasi dalam merawat kesehatan keluarga.
"Semula kami bekerja sama dengan Noora Health untuk pelatihan pendamping kesehatan keluarga dan pendampingan ini terbatas jam kerja. Kami ingin program pendampingan ini bisa lebih mudah diakses dan tak terbatas waktu kerja," kata Bupati Ipuk.
Baca juga: Pemuda didorong hadirkan inovasi kesehatan berbasis komunitas
Bupati Ipuk menyampaikan warga Banyuwangi ataupun yang sedang melakukan perawatan kesehatan anggota keluarga bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan secara langsung melalui aplikasi WA.
"Cukup melalui WhatsApp, warga bisa konsultasi berbagai informasi kesehatan, ini juga bisa menerima tips dan edukasi kesehatan secara reguler," kata Bupati Ipuk.
Informasi yang diperoleh, kerja sama antara Pemkab Banyuwangi dengan Noora Health telah digagas sejak tahun lalu, antara lain dengan pelatihan untuk tenaga pendamping kesehatan keluarga.
Noora Health telah menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah di Indonesia, sedikitnya ada 14 kabupaten/kota di Indonesia.
Baca juga: Pengembangan inovasi vaksin dorong kemandirian kesehatan nasional
"Digitalisasi yang dilakukan Pemkab Banyuwangi ini luar biasa dan merupakan langkah cerdas untuk melakukan tindakan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat," kata Menkes Budi Gunadi usai peluncuran Oasis Wangi di Banyuwangi, Sabtu.
Menurut Menkes, tidak banyak daerah yang memiliki komitmen dalam pelayanan publik sebaik di Banyuwangi, termasuk dalam pelayanan kesehatan.
Inovasi seperti Oasis Wangi yang diluncurkan Pemkab Banyuwangi dengan menggandeng Noora Health ini, lanjut dia, tidak serta merta dapat direplikasi secara luas ke seluruh Indonesia.
Baca juga: UNG hadirkan inovasi aplikasi Hallo Stroke permudah layanan kesehatan
"Kami perlu kepala daerah seperti Bupati Ipuk ini untuk bisa mempercepat layanan seperti ini ke seluruh Indonesia," kata Menkes Budi Gunadi.
Sementara itu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan Oasis Wangi memberikan layanan konsultasi kesehatan nonstop 24 jam dan platform berbasis WhatsApp (WA) tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan konsultasi dalam merawat kesehatan keluarga.
"Semula kami bekerja sama dengan Noora Health untuk pelatihan pendamping kesehatan keluarga dan pendampingan ini terbatas jam kerja. Kami ingin program pendampingan ini bisa lebih mudah diakses dan tak terbatas waktu kerja," kata Bupati Ipuk.
Baca juga: Pemuda didorong hadirkan inovasi kesehatan berbasis komunitas
Bupati Ipuk menyampaikan warga Banyuwangi ataupun yang sedang melakukan perawatan kesehatan anggota keluarga bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan secara langsung melalui aplikasi WA.
"Cukup melalui WhatsApp, warga bisa konsultasi berbagai informasi kesehatan, ini juga bisa menerima tips dan edukasi kesehatan secara reguler," kata Bupati Ipuk.
Informasi yang diperoleh, kerja sama antara Pemkab Banyuwangi dengan Noora Health telah digagas sejak tahun lalu, antara lain dengan pelatihan untuk tenaga pendamping kesehatan keluarga.
Noora Health telah menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah di Indonesia, sedikitnya ada 14 kabupaten/kota di Indonesia.
Baca juga: Pengembangan inovasi vaksin dorong kemandirian kesehatan nasional





