Polisi Periksa Intensif Nakhoda dan 9 ABK Terkait Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Selayar

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, MAKASSAR - Kepolisian memeriksa nakhoda dan sembilan anak buah kapal (ABK) KM Nurul Salsa guna mengungkap penyebab pasti tenggelamnya kapal penumpang tersebut di perairan Selayar bagian barat Pulau Polassi.

"Saat ini kami telah melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda dan ABK (anak buah kapal)," kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu.

BACA JUGA: KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, Basarnas Kendari Terjunkan KN SAR Pacitan

Didid menjelaskan nakhoda dan sembilan ABK diperiksa secara intensif oleh penyidik unit Reskrim Polsek Pasimasunggu, Kecamatan Pasimasunggu, oleh personel gabungan BKO Polres Kepulauan Selayar, serta personel Satuan
Reskrim dan Satuan Polairud Polda Sulsel.

"Pemeriksaan ini adalah bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif, serta memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa ini dapat terungkap secara jelas," paparnya.

BACA JUGA: 46 Penumpang Kapal Tenggelam di Selayar Ditemukan dalam Kondisi Selamat

Selain pemeriksaan, personel gabungan telah mendata ulang jumlah riil penumpang dan mencocokan data manifes, laporan keluarga, serta identitas korban yang telah ditemukan maupun yang masih dalam pencarian.

Kapolres menegaskan penanganan musibah KM Nurul Salsa dilakukan melalui dua pendekatan secara bersamaan, yakni mendukung penuh operasi kemanusiaan di lapangan serta melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kecelakaan.

“Fokus kami saat ini adalah membantu proses pencarian korban bersama seluruh unsur SAR, sekaligus memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional. Kami juga terus melakukan verifikasi data korban agar informasi disampaikan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Didid menegaskan.

Operasi SAR pencarian korban KLM Nurul Salsa masih terus berlangsung dengan melibatkan Basarnas, TNI AL, Sat Polairud, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat.

Dari total 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 52 orang berhasil ditemukan selamat, satu orang meninggal dunia dan 25 orang masih dalam pencarian usai kapal penumpang itu karam di laut.

Dari perkembangan terbaru, lima penumpang korban kapal kembali ditemukan KMN Sinar Matoanging 04 pada pencarian hari keempat setelah insiden kapal tenggelam.

Korban ditemukan sedang mengapung di laut dan bertahan hidup dengan berpegangan pada rompong (rumah ikan) milik nelayan.

Dengan ditemukannya lima penumpang tersebut, jumlah korban dinyatakan selamat bertambah menjadi 57 orang, sedangkan 20 penumpang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Sebelumnya, Kapal KM Nurul Salsa diketahui berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa penumpang 78 orang.

Kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan saat berada di perairan barat Pulau Polassi atau sekitar 43 NM dari Pelabuhan Benteng Selayar, hingga perlahan KM Nurul Salsa tenggelam ke dalam laut.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emas Kena "Bogem" Dolar dan Perang, Ada Peluang Melesat Lagi?
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis John Field di Kasus Suap Bea Cukai
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Rezeki dan Peluang Mengalir, Ini 3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Xi sampaikan empat pandangan tentang pengembangan dan tata kelola AI
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
4 Shio yang Kisah Cintanya Paling Mengejutkan di Minggu 19 Juli 2026, Babi Bikin Speechless
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.