Skandal eFishery Seret Dana Pensiun Malaysia, Investigasi Dimulai

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, mengungkap bahwa kasus manipulasi laporan keuangan oleh eFishery untuk mendapatkan investasi telah merugikan KWAP (Kumpulan Wang Persaraan), lembaga dana pensiun PNS Malaysia. Kini, investigasi mengenai hal itu sedang dimulai.

Dikutip dari Bloomberg pada Minggu (19/7), investigasi mengenai skandal startup akuakultur asal Indonesia yang menyeret dana pensiun PNS Malaysia itu dilakukan oleh Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC).

"Penyelidikan akan dilakukan secara adil, transparan, dan tidak memihak sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Kepala Komisaris MACC, Abdul Halim Aman.

Ia menjelaskan bahwa tim penyelidik telah dibentuk sejak Jumat untuk mempelajari dan meneliti skandal tersebut secara menyeluruh. Dengan begitu, ia meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan dan demi menjaga integritas proses penyelidikan.

Penyelidikan tersebut juga akan menjadi perkembangan terbaru dalam kasus dugaan penipuan senilai sekitar USD 300 juta yang menyebabkan jatuhnya salah satu startup paling terkenal di Asia Tenggara tersebut. Pada April lalu, Indonesia sebenarnya sudah menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara kepada pendiri eFishery, Gibran Huzaifah.

Kerugian KWAP dan Investor Lain

KWAP telah menginvestasikan sekitar RM 163,4 juta atau sekitar USD 40 juta di eFishery. Investasi tersebut mewakili sekitar 2,51 persen kepemilikan saham perusahaan.

"KWAP merupakan pemegang saham minoritas, sementara mayoritas saham perusahaan dimiliki investor lain, termasuk sejumlah investor institusi global besar yang juga terdampak oleh tindakan pelanggaran tersebut," kata KWAP. Pihaknya menambahkan bahwa mereka masih terus menempuh berbagai langkah yang tersedia untuk memaksimalkan pemulihan nilai investasinya.

Selain KWAP, kebangkrutan eFishery sebelumnya juga menimbulkan kerugian bagi sejumlah investor ternama dunia, termasuk SoftBank Group Corp dan Temasek Holdings.

Permasalahan perusahaan tersebut mulai terungkap setelah penyelidikan dewan direksi menemukan dugaan bahwa eFishery telah melebih-lebihkan angka pendapatan dan laba selama beberapa tahun. Skandal tersebut juga memicu pengawasan yang lebih ketat terhadap sistem regulasi dan standar uji tuntas di pasar modal ventura Asia Tenggara.

Pertanyaan Parlemen dan Jawaban Anwar

Kasus ini sempat dipertanyakan di parlemen oleh anggota parlemen Wong Chen, yang meminta penjelasan mengenai pertanggungjawaban dewan direksi, panel investasi, dan manajemen senior KWAP terkait persetujuan serta pengawasan investasi yang berujung pada kerugian dana pensiun PNS Malaysia.

Menjawab pertanyaan tersebut, Anwar menjelaskan bahwa keputusan investasi KWAP saat itu telah melalui proses due diligence dan tata kelola yang berlaku, termasuk laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor berakreditasi internasional. Selain itu, konsorsium investor termasuk KWAP juga telah melakukan uji tuntas independen untuk memastikan seluruh informasi yang diterima lengkap dan kredibel sebelum menyetujui investasi tersebut.

"Para investor ini juga memiliki proses penilaian investasi, tata kelola, dan pengendalian yang diakui secara internasional," kata Anwar dalam jawabannya kepada Wong Chen.

Anwar menambahkan, setelah dugaan penipuan terungkap, konsorsium investor termasuk KWAP telah mengambil langkah hukum, melakukan upaya pemulihan dana, meninjau tata kelola internal, serta memperkuat sistem pengendalian investasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Update KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar, 24 Korban Belum Ditemukan
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Kondisi Finansial Zodiak pada 19 Juli 2026: Aries hingga Pisces, Saatnya Mengatur Strategi Keuangan dengan Bijak
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: Ditemani Gajah, 250.000 Pohon Mulai Ditanam di DAS Peusangan, Aceh
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Bukan Cuma Peralta, 6 Pemain Ini Masuk Radar Belanja Persib Bandung
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.