JAKARTA - Berbagai peristiwa terjadi pada 19 Juli setiap tahunnya hingga menjadi catatan penting dalam sejarah, baik di Indonesia maupun dunia. Mulai dari kasus pembunuhan yang menggemparkan hingga peristiwa peperangan yang mengubah perjalanan sejarah.
Berikut sejumlah peristiwa yang terjadi pada 19 Juli dirangkum dari berbagai sumber, salah satunya wikipedia:
- Perang Prancis-Prusia
Pada 19 Juli 1870 menjadi awal pecahnya perang antara Prancis dan Prusia. Saat itu, Kerajaan Prusia menjadi kekuatan utama dalam Konfederasi Jerman Utara serta bersekutu dengan wilayah Jerman Selatan. Konflik tersebut berlangsung hingga 10 Mei 1871 dan berakhir dengan kemenangan pihak Jerman.
Dalam perang tersebut, Prancis mengerahkan sekitar 909.951 pasukan dengan korban jiwa mencapai 138.871 orang. Sementara Kekaisaran Jerman menurunkan sekitar 1,2 juta pasukan dengan jumlah korban tewas sebanyak 28.208 orang.
- Dirut PT Asaba Dieksekusi Pembunuh Bayaran
Baca Juga:BMKG: 804 Gempa Susulan Guncang Sigi Sulteng Dipicu Aktivitas Sesar SausuPada 19 Juli 2003, Direktur Utama PT Aneka Sakti Bhuana (Asaba), Boedyharto Angsono, tewas dibunuh oleh pembunuh bayaran. Saat kejadian, Boedyharto tengah bersama pengawal pribadinya, Serda Edy Siyep, anggota Kopassus.
Berdasarkan berbagai sumber, Boedyharto dan Serda Edy menjadi korban penembakan di depan lapangan basket Gelanggang Olahraga (GOR) Sasana Krida Pluit, Jakarta Utara, sekitar pukul 05.30 WIB. Aksi tersebut dilakukan empat oknum anggota marinir.
Keempat oknum marinir yang ditangkap diduga merupakan pengawal pribadi Gunawan Santoso, mantan menantu Boedyharto. Gunawan kemudian turut ditangkap kepolisian pada 12 September 2003. Kasus pembunuhan tersebut menjadi salah satu perhatian publik pada 2003.
- Pertempuran Syudzunah
Pada 19 Juli 711, terjadi pertempuran antara pasukan Muslim yang dipimpin Tariq bin Ziyad melawan pasukan Visigoth di bawah pimpinan Raja Roderic. Pertempuran berlangsung di sekitar Sungai Guadalete, wilayah selatan Andalusia.
Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 19 Juni 2026, Cek Lokasi dan PersyaratanPertempuran yang dikenal sebagai Pertempuran Syudzunah atau Pertempuran Wadi Lakah itu berakhir dengan kemenangan pasukan Tariq bin Ziyad. Kemenangan tersebut menjadi salah satu momentum penting yang membuka jalan bagi masuknya kekuasaan Muslim ke wilayah Andalusia.
Dalam pertempuran tersebut, pasukan Bani Umayyah yang dipimpin Tariq bin Ziyad diperkirakan berjumlah 7.000 hingga 12.000 orang dengan korban sekitar 1.000 hingga 1.500 jiwa. Sementara pasukan Raja Roderic diperkirakan berjumlah 20.000 hingga 50.000 orang dengan korban mencapai 20.000 hingga 30.000 jiwa.
- Roma Dibom Sekutu di Perang Dunia II
Perang Dunia II merupakan konflik global yang berlangsung pada 1939 hingga 1945 dan melibatkan berbagai negara besar di dunia. Perang tersebut mempertemukan dua kekuatan utama, yakni Blok Poros dan Sekutu.
Blok Poros terdiri dari Jerman, Jepang, dan Italia. Sementara pihak Sekutu beranggotakan negara seperti Uni Soviet, Amerika Serikat, Inggris, dan Tiongkok. Perang tersebut menyebabkan sekitar 50 hingga 70 juta orang meninggal dunia.
Pada 19 Juli 1943, Roma yang saat itu menjadi bagian dari negara Blok Poros, untuk pertama kalinya menjadi sasaran pengeboman oleh pasukan Sekutu. Peristiwa tersebut terjadi ketika Sekutu mulai menguasai sejumlah medan pertempuran dalam Perang Dunia II.




