Warga Israel yang Pernah Disandera di Gaza Picu Kehebohan: Saya Tenang Saat Dengar Alquran

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— sebuah kisah yang memicu gelombang perdebatan di kalangan masyarakat Israel, bahkan sampai memunculkan seruan sinis agar dirinya “dikembalikan ke masa penawanan”, nama mantan tawanan Israel, Emily Damari, kembali menjadi sorotan publik.

Perbincangan bermula ketika seorang sahabat Damari mengunggah video di Instagram yang memperlihatkan dirinya sedang mendengarkan lantunan ayat suci Alquran saat mengemudikan mobil.

Baca Juga
  • Ternyata Ada Tidur Terpuji dan Tidur yang Tercela Menurut Islam, Apa Perbedaan Keduanya?
  • Ragam Cara Ditempuh Trump Tekan Iran, Tetapi yang Ada Justru Semakin Buktikan Kegagalan AS
  • Perlawanan Irak Deklarasi Siap Bantu Iran Perang Lawan AS

Yang menarik perhatian, Damari mengaku menyukai bacaan Alquran dan merasa nyaman secara psikologis ketika mendengarkannya, meskipun sudah sekitar satu setengah tahun berlalu sejak ia dibebaskan dari Jalur Gaza.

Dalam video tersebut, Damari tampak mendengarkan siaran radio Alquran. Kepada temannya, ia menjelaskan bahwa ia biasa mendengarkan bacaan Alquran ketika sedang sendirian di dalam mobil.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Saat sahabatnya meminta agar siaran itu dimatikan, Damari menolak dan justru mengajaknya untuk mendengarkan keindahan lantunan sang qari.

Pada saat video direkam, terdengar pembacaan Surah Yunus ayat 104:

قُلْ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى شَكٍّۢ مِّن دِينِى فَلَآ أَعْبُدُ ٱلَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلَـٰكِنْ أَعْبُدُ ٱللَّهَ ٱلَّذِى يَتَوَفَّىٰكُمْ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ ١٠٤

“Katakanlah (Muhammad), "Wahai manusia! Jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah agar termasuk orang yang beriman." (QS Yunus: 104)

Emily Damari menghabiskan 471 hari atau sekitar satu tahun empat bulan dalam tahanan Brigade Al-Qassam di Gaza sebelum akhirnya dibebaskan pada Januari 2025 sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Medan Gempar! Pria Tega Bakar Ayah Kandung gegara Ditinggal Istri
• 1 menit lalurctiplus.com
thumb
Maling Motor Penembak Tukang Ojek di Matraman Diduga Gunakan Senjata Api Rakitan
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Momen Mengharukan di Primaya Evasari Hospital, Alumni NICU dan PICU Berkumpul Rayakan Perjuangan Hidup
• 23 jam laludisway.id
thumb
Cetak Sejarah! Lamine Yamal Lengkapi Gelar EURO dan Piala Dunia Sebelum 20 Tahun
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Putusan Praperadilan Jilid II Roy Suryo Dibacakan Hari Ini, Berikut Isi Petitumnya
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.