JAKARTA, DISWAY.ID-- Satu tahun setelah memelopori layanan bedah robotik di Indonesia, Siloam International Hospitals mempercepat pengembangan teknologi bedah presisi dengan mengoperasikan tujuh sistem robotik di Jakarta, Surabaya, Bali, dan Makassar.
Langkah ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap layanan bedah berstandar global tanpa harus berobat ke luar negeri. Perjalanan tersebut diperingati melalui Siloam Robotic Summit 2026 bertema Transforming Surgery Through Robotics: Advancing Precision Across Surgical Disciplines. BACA JUGA:Prestasi Bersejarah! Dua Rumah Sakit Siloam Raih Standar Tertinggi Keperawatan Dunia Forum ini menghadirkan lebih dari 30 ahli bedah, dokter spesialis, akademisi, dan pakar teknologi medis dari dalam maupun luar negeri untuk memperkuat kolaborasi, transfer pengetahuan, serta mendorong adopsi bedah robotik di Indonesia. CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady, mengatakan pengembangan bedah robotik tidak hanya berfokus pada investasi teknologi, tetapi juga membangun ekosistem yang berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi dokter, tata kelola klinis, riset, dan budaya pembelajaran. “Transformasi layanan kesehatan hanya dapat tercapai ketika inovasi mampu menghasilkan manfaat nyata berupa tindakan yang lebih presisi, lebih aman, serta pemulihan pasien yang lebih cepat,” ujar Caroline, di Jakarta, Sabtu 18 Juli 2026. Siloam Hospitals Kebon Jeruk kini dikembangkan sebagai Center of Robotic & Minimally Invasive Surgery. Rumah sakit ini didukung 10 dokter bedah robotik tersertifikasi dan telah menangani lebih dari 100 prosedur menggunakan sistem Da Vinci Xi sejak 2025. BACA JUGA:1 dari 8 Perempuan Alami Gangguan Berkemih, Siloam Buka Klinik Khusus Evaluasi klinis internal Siloam juga menunjukkan hasil positif. Pada operasi penggantian sendi lutut, pasien yang menjalani prosedur robotik memiliki rata-rata masa rawat inap 4,5 hari, lebih singkat dibandingkan operasi konvensional yang mencapai 6,2 hari. Selain itu, "tidak ditemukan kasus infeksi maupun readmisi dalam 30 hari pascaoperasi," katanya. Melalui Robotic Summit 2026, Siloam menegaskan komitmennya mempercepat adopsi bedah robotik di Indonesia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan bedah minimal invasif yang lebih presisi, aman, dan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien.




