Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian mengamankan sopir truk berinisial I (50) yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, tepatnya di Sibolangit, Deli Serdang yang mengakibatkan empat orang meninggal.
Hal itu diungkap oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak di Medan, Jumat (17/7/2026).
"Saat ini sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan sudah diamankan. Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Pancur Batu," katanya.
Calvijn mengatakan kecelakaan maut tersebut diduga bermula saat truk pengangkut galon air mineral melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan.
- ANTARA/HO-Polsek Pancur
Saat melintas di lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
Menurutnya, saat ini penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Seluruh korban telah dievakuasi. Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui proses penyelidikan," ujarnya.
Kecelakaan melibatkan sembilan kendaraan, terdiri atas satu unit truk, dua unit truk Colt Diesel, lima unit minibus, dan satu unit sepeda motor.
Empat korban meninggal dunia masing-masing Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir.
Sementara itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka. Dua orang menjalani perawatan di puskesmas setempat, sedangkan enam korban lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan untuk mendapatkan penanganan medis.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan personel gabungan Polrestabes Medan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bergerak cepat melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengurai kemacetan di jalur Medan-Berastagi.
"Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan bersama Ditlantas Polda Sumut langsung bergerak ke lokasi. Kapolrestabes Medan juga memimpin langsung proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan-Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu," kata Ferry.
Ia menambahkan seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke bahu jalan sehingga arus lalu lintas di jalur Medan-Berastagi dari kedua arah kembali normal.




