Pernahkah Beauties bertemu seseorang yang sangat yakin dengan pendapatnya meskipun pengetahuan atau pengalamannya masih terbatas? Atau mungkin tanpa sadar Beauties pernah merasa sudah memahami suatu hal secara mendalam setelah mempelajarinya sebentar?
Fenomena ini dapat dijelaskan melalui Dunning-Kruger Effect, yaitu kondisi ketika seseorang melebih-lebihkan kemampuan atau pengetahuannya sendiri. Dalam psikologi, fenomena ini termasuk bentuk bias kognitif, yaitu kesalahan dalam proses berpikir yang memengaruhi cara seseorang menilai diri sendiri dan mengambil keputusan. Efek ini dapat dialami siapa saja sehingga perlu dipahami lebih menyeluruh.
Apa Itu Dunning-Kruger Effect?Dunning-Kruger Effect adalah bias kognitif yang membuat seseorang merasa lebih mampu atau lebih memahami sesuatu daripada kenyataannya/ Foto: Freepik.com/Rawpixel
Dunning-Kruger Effect adalah fenomena psikologis ketika seseorang cenderung merasa lebih memahami atau lebih mampu dibanding kondisi sebenarnya. Mengutip dari Webmd, istilah ini diperkenalkan oleh psikolog David Dunning dan Justin Kruger dari Cornell University pada tahun 1999 setelah menemukan bahwa peserta dengan hasil terendah dalam suatu tes justru sering memberikan penilaian terlalu tinggi terhadap kemampuan mereka sendiri. Sebaliknya, orang yang benar-benar kompeten justru cenderung lebih berhati-hati dalam menilai kemampuannya karena menyadari kompleksitas suatu bidang.





