Pantau - Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan menginap di pondok rumah warga terdekat guna mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 80 hektare di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Tim Bergeser Lebih Dekat ke Lokasi KebakaranKepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan tujuh regu Manggala Agni dari Daerah Operasi Siak, Dumai, dan Pekanbaru dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
"Posisi menginap bergeser ke pondok-pondok rumah warga terdekat dari lokasi, sehingga pergerakan pagi akan lebih cepat. Prinsip kerja kami, bergerak sepagi mungkin karena kendala salah satunya mobilisasi memakan waktu lama," ungkap Ferdian Krisnanto.
Ia menjelaskan pergerakan lebih awal diperlukan karena kondisi angin yang semakin kencang pada siang hari dapat mempercepat penyebaran api.
Meski sempat diguyur hujan pada Sabtu (18/7) sore, api masih belum padam karena hujan tidak merata dan vegetasi kering menjadi bahan bakar yang melimpah.
Helikopter Water Bombing DikerahkanSelain Manggala Agni, pemadaman juga melibatkan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat.
Tiga unit helikopter water bombing turut dikerahkan untuk membantu tim darat memadamkan api yang masih aktif di lokasi.
Ferdian mengatakan kebakaran juga terdeteksi di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, dengan estimasi luas sekitar 10 hektare.
"Status belum padam. Personel pemadam dari Daops Pekanbaru, dengan estimasi luasan kurang lebih 10 hektare. Terlaporkan pagi tadi kondisi basah akibat hujan, namun diperlukan penuntasan untuk memastikan tidak ada potensi kembali," ujarnya.




