Catatan Pinggir Pasca Musda Golkar Sulsel

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

Matahari Terbit di Ujung Timur
Kepemimpinan Indonesia Timur Bergeser dari Sulawesi ke Papua

oleh:Syakhrul Affandhy (Sekretaris DPD AMPI Sulawesi Selatan/alumni HMI kom. Kedokteran Gigi Unhas)

Ada ungkapan yang selalu mengingatkan kita tentang Indonesia: matahari selalu terbit dari timur. Kalimat itu bukan sekadar penjelasan geografis, melainkan juga metafora tentang lahirnya harapan, pembaruan, dan kepemimpinan baru.

Dalam politik Indonesia, metafora itu terasa semakin relevan ketika kita menyaksikan munculnya figur-figur nasional dari kawasan paling timur Nusantara.

Selama beberapa dekade, ketika berbicara mengenai kepemimpinan politik Indonesia Timur, perhatian hampir selalu tertuju pada Sulawesi, terutama Sulawesi Selatan.

Makassar tumbuh sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan kaderisasi politik. Dari ekosistem organisasi mahasiswa, birokrasi, hingga dunia usaha, lahir banyak tokoh yang memberi warna bagi kepemimpinan nasional.

Dominasi tersebut tidak hadir tanpa alasan. Sulawesi Selatan memiliki tradisi organisasi yang kuat, budaya intelektual yang hidup, serta jaringan sosial yang luas.

Berbagai organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, dan profesi menjadi ruang pembentukan kader yang kemudian mengisi posisi strategis di pemerintahan, parlemen, partai politik, maupun dunia usaha.

Namun, sejarah politik tidak pernah berhenti pada satu wilayah. Setiap zaman melahirkan pusat gravitasinya sendiri. Seiring semakin terbukanya demokrasi dan meningkatnya mobilitas sosial, kesempatan memimpin tidak lagi dimonopoli oleh daerah-daerah yang sejak lama menjadi pusat kekuasaan politik nasional.

Hari ini kita menyaksikan fenomena yang layak dicatat sebagai bagian dari sejarah politik Indonesia. Untuk pertama kalinya, seorang tokoh yang tumbuh dari Papua dipercaya memimpin Partai Golkar, salah satu partai politik terbesar di Indonesia.

Kehadiran Bahlil Lahadalia menandai lahirnya simbol baru kepemimpinan Indonesia Timur di panggung nasional.

Perubahan tersebut bukan semata tentang pergantian figur, melainkan bergesernya parameter kepemimpinan politik Indonesia Timur.

Jika pada masa lalu representasi kawasan timur hampir selalu identik dengan Sulawesi, kini Papua hadir sebagai pusat baru yang melahirkan elite nasional dengan pengaruh yang semakin besar.

Perjalanan Bahlil Lahadalia memperlihatkan bahwa meritokrasi mulai memperoleh ruang yang lebih luas dalam politik Indonesia. Berangkat dari keluarga sederhana, ditempa melalui organisasi, membangun usaha dari bawah, memimpin organisasi pengusaha nasional, dipercaya menjadi menteri, hingga akhirnya memimpin Partai Golkar.

Rekam jejak tersebut menunjukkan bahwa kapasitas dapat menjadi modal utama untuk mencapai kepemimpinan nasional.

Fenomena ini juga memiliki makna yang lebih luas bagi integrasi bangsa. Papua tidak lagi hanya dipandang sebagai wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan, tetapi juga sebagai daerah yang mampu melahirkan pemimpin nasional. Pergeseran perspektif tersebut penting karena memperkuat rasa memiliki seluruh daerah terhadap perjalanan Republik Indonesia.

Tentu, pergeseran ini bukan berarti mengurangi arti penting Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat kaderisasi politik Indonesia. Sulawesi tetap menjadi laboratorium kepemimpinan yang melahirkan banyak tokoh nasional. Namun, kepemimpinan Indonesia Timur kini tidak lagi bertumpu pada satu pulau. Ia bergerak semakin inklusif, mencerminkan terbukanya ruang kompetisi bagi seluruh anak bangsa.

Matahari memang selalu terbit dari timur. Dalam konteks politik Indonesia hari ini, cahaya itu tidak lagi hanya memancar dari Sulawesi, tetapi juga mulai bersinar kuat dari Papua.

Semakin banyak daerah yang mampu melahirkan pemimpin nasional, semakin kokoh pula persatuan Indonesia dan semakin besar harapan untuk membangun demokrasi yang benar-benar memberi kesempatan kepada setiap warga negara berdasarkan kemampuan dan pengabdiannya.(*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat Senin (20/7), Cermati Saham Migas ADRO hingga ITMG
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Unesa Nonaktifkan Terduga Pelaku Objektifikasi Seksual dari Kegiatan Kampus
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Top 5 Ekonomi Pekan Ini: Pengumpulan Data Sensus Ekonomi 2026 hingga Promo Alfamart
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Suplai BBM di Sumbar Kembali Stabil
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Terkesan dengan Pemain Muda Persib, Igor Tolic Janji Turunkan di Piala Presiden 2026
• 17 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.