HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Timnas Argentina menang telak 4-1 atas Spanyol dalam pertandingan persahabatan di Stadion Monumental pada September 2010. Salah satu aktor kemenangan itu adalah Lionel Messi.
Memori itu bisa menjadi sebuah pertanda kuat menjelang duel final Piala Dunia 2026 di Stadion New Jersey, Senin (20/7/2026) 02.00 WIB atau 03.00 Wita.
Final Piala Dunia 2026 akan menjadi pertemuan resmi kedua kalinya antara Spanyol dan Argentina setelah sebelumnya bertemu di babak grup Piala Dunia 1966 di Inggris, di mana Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Selain itu, kedua tim telah bertemu sebanyak 15 kali di berbagai ajang, sebagian besar dalam pertandingan persahabatan.
Memori 2010Dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung dua bulan setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010, Argentina yang dilatih oleh Sergio Batista langsung mengambil inisiatif serangan. Lionel Messi membuka keunggulan pada menit ke-10 dengan tendangan kaki kiri memanfaatkan assist dari Carlos Tevez.
Tak lama kemudian, Gonzalo Higuain menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-14, kembali dari umpan Tevez. Argentina terus menekan dan Tevez sendiri mencetak gol ketiga pada menit ke-34, membuat Spanyol yang baru saja meraih gelar dunia itu kesulitan menemukan ritme permainan.
Spanyol akhirnya mampu membalas lewat gol Fernando Llorente pada menit ke-84, namun Argentina tidak membiarkan momentum berbalik. Sergio Aguero menutup laga dengan gol keempat pada menit ke-90, memastikan kemenangan telak 4-1 bagi Argentina.
Kemenangan tersebut menjadi catatan penting bagi Argentina dalam persiapan menghadapi Spanyol di final Piala Dunia 2026. Pertemuan final ini diprediksi akan menjadi laga yang sangat sengit mengingat sejarah panjang persaingan kedua tim dan kualitas pemain yang dimiliki masing-masing kubu.
Lebih lanjut, final di Stadion New Jersey nanti akan menjadi panggung bagi Lionel Messi dan rekan-rekannya untuk membuktikan kemampuan mereka sekaligus mengukir sejarah baru di pentas sepak bola dunia.





