Pantau - Perdana Menteri Inggris terpilih Andy Burnham berencana membatalkan pelaksanaan program identitas digital nasional di Inggris dan mengalihkan waktu serta sumber daya program tersebut untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan biaya hidup.
Keputusan itu disampaikan melalui juru bicara Burnham setelah pemerintahan sebelumnya di bawah Perdana Menteri Keir Starmer hanya berencana menerapkan identitas digital secara sukarela, bukan wajib.
Anggaran Dialihkan untuk Prioritas MasyarakatJuru bicara Burnham mengatakan, "Seluruh waktu dan sumber daya yang sebelumnya dialokasikan untuk skema identitas nasional akan dialihkan ke sektor yang lebih dibutuhkan, seperti membantu masyarakat menghadapi kenaikan biaya hidup," katanya.
Pemerintahan Burnham juga akan memusatkan perhatian pada upaya memperbaiki kondisi keuangan masyarakat serta memperkuat desentralisasi kewenangan pemerintah.
Menurut laporan The Guardian, hingga kini belum diketahui secara pasti besaran anggaran yang dapat dihemat melalui pembatalan program identitas digital tersebut.
Burnham Segera Gantikan Keir StarmerAndy Burnham terpilih sebagai pemimpin Partai Buruh pada Jumat, 17 Juli 2026.
Burnham dijadwalkan menggantikan Keir Starmer sebagai Perdana Menteri Inggris pada Senin, 20 Juli 2026.
Informasi mengenai kebijakan tersebut disampaikan berdasarkan laporan The Guardian yang dikutip dari Sputnik/RIA Novosti-OANA.




