Iran Janjikan Pelajaran Memalukan dan Menyakitkan untuk Amerika: Mereka Harus Menanggung Biaya...

wartaekonomi.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Iran kembali mengeluarkan ancaman keras kepada Amerika Serikat (AS). Washington dijanjikan akan menerima "pelajaran yang tak terlupakan" apabila tetap melanjutkan eskalasi militer terhadap Teheran.

Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mengatakan musuh harus bersiap menghadapi konsekuensi yang lebih besar apabila terus memicu perang di Timur Tengah.

Baca Juga: Ada Kejanggalan di Balik Upaya Roy Suryo Berkali-kali Ajukan Praperadilan di Kasus Ijazah Jokowi

"Kini ketika musuh berusaha memicu perang dan harus menanggung biaya yang lebih besar serta penghinaan yang lebih dalam, mereka harus mengetahui bahwa kita memiliki pelajaran yang tak akan terlupakan untuk mereka," bunyi pernyataan tersebut, dikutip Minggu (19/7/2026).

Sebelumnya, Amerika Serikat meningkatkan serangan terhadap Iran. Kali ini mereka melakukannya dengan menargetkan berbagai fasilitas sipil, termasuk jembatan, rel kereta api serta instalasi penyulingan air.

Iran mengklaim telah membalas serangan tersebut dengan menghantam infrastruktur sipil di Kuwait. Dampaknya, Otoritas Kuwait meminta masyarakat melakukan penghematan konsumsi listrik.

Menurut Khamenei, tindakan musuh selama beberapa bulan terakhir menunjukkan karakter asli Washington. Amerika menurutnya telah memperlihatkan wajah yang penuh tipu daya, tidak rasional, tidak dapat dipercaya dan memiliki niat jahat terhadap Iran.

Iran di sisi lain diminta tetap mempercayai kepemimpinan negara dalam menghadapi situasi perang. Khamenei juga mengajak rakyat agar tetap waspada dan aktif mendukung pertahanan nasional selama konflik berlangsung.

Laporan yang beredar dalam beberapa hari terakhir juga menyebut adanya kerja sama antara Iran dan Kelompok Houthi di Yaman. Keduanya berdiskusi menegenai potensi untuk menutup jalur strategis Bab al-Mandeb di Laut Merah.

Baca Juga: Ada Upaya Don Ritto Kaburkan Fakta Soal Uang dan Emas 74kg Demi 'Selamatkan' Febrie Adriansyah

Jika benar terjadi, langkah tersebut diperkirakan akan mengganggu distribusi energi global, memicu kenaikan inflasi dunia, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhut Ungkap Kondisi Populasi Orangutan Sumatra dan Tapanuli, Perkuat Upaya Konservasi
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Pendengar Suara Surabaya Bantu Temukan Pikap Muat Motor yang Kehilangan Jejak di Ahmad Yani
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
SIM Keliling Minggu 19 Juli 2026 Tetap Buka, Ini Lokasinya
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Kebakaran Hutan di Dekat Madrid Hanguskan Lebih dari 12.000 Hektare Lahan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tanda Tanya di Balik Beda Perlakuan Kejagung terhadap Don Ritto dan Febrie Adriansyah
• 5 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.