Awal Mulus PSIS Semarang Menuju Liga 2, Tahan Persebaya Surabaya 2-2: Sinyal Kuat Bidik Super League

harianfajar
1 hari lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SURABAYA — PSIS Semarang mengawali persiapan menghadapi Liga 2 Championship 2026/2027 dengan hasil yang menjanjikan. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar sukses menahan Persebaya Surabaya 2-2 dalam laga Anniversary Game ke-99 Green Force di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026).

Meski berstatus sebagai tim Liga 2, PSIS mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat. Sempat tertinggal dua gol, skuad asuhan Widodo C. Putro bangkit pada babak kedua dan memaksa tuan rumah berbagi angka.

Hasil ini menjadi modal positif bagi PSIS yang musim ini mengusung target utama kembali promosi ke Super League.

Sementara bagi Persebaya, hasil imbang tersebut menjadi evaluasi penting sebelum tampil di Piala Presiden 2026 dan mengarungi Super League 2026/2027.

Persebaya Dominan di Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Alex Martins, Francisco Rivera, dan Dicky Kurniawan beberapa kali merepotkan lini belakang PSIS.

Peluang pertama hadir pada menit ke-25 saat umpan terobosan Rivera mengarah kepada Dicky Kurniawan. Namun, kiper Rizky Darmawan tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting.

Tiga menit kemudian, Dicky kembali mengancam melalui tendangan bebas. Lagi-lagi Rizky Darmawan berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Dominasi Persebaya akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35.

Berawal dari sepak pojok Francisco Rivera, Alex Martins berhasil menyundul bola ke gawang PSIS untuk membawa Green Force unggul 1-0.

PSIS sempat merespons lewat peluang Dery Corfe menjelang turun minum. Namun, Ernando Ari mampu menjaga gawang Persebaya tetap aman.

Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Yann Mabella Tambah Keunggulan

Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares melakukan sejumlah pergantian pemain.

Perubahan tersebut langsung memberi dampak. Pada menit ke-53, Yann Mabella berhasil memperbesar keunggulan Persebaya menjadi 2-0 setelah memanfaatkan celah di pertahanan PSIS.

Unggul dua gol membuat Persebaya semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Namun, PSIS justru mulai menemukan ritme permainan dan tampil lebih berani menekan.

Sabda Lorensius Jadi Pahlawan PSIS

Kebangkitan PSIS dimulai pada menit ke-74.

Sabda Lorensius berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui situasi yang dramatis. Tembakan pertamanya mampu diblok Reza Arya Pratama, bola rebound kembali jatuh ke kakinya dan kembali digagalkan. Pada percobaan ketiga, Sabda akhirnya sukses menjebol gawang Persebaya.

Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Laskar Mahesa Jenar.

Ketika pertandingan tampak akan berakhir untuk kemenangan Persebaya, Sabda Lorensius kembali menjadi pembeda.

Pada masa injury time, ia mencetak gol keduanya sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memastikan PSIS membawa pulang hasil imbang dari Surabaya.

Modal Positif Menuju Liga 2 Championship

Hasil ini menjadi sinyal positif bagi PSIS Semarang yang tengah membangun kekuatan untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol saat menghadapi salah satu kandidat kuat Super League menunjukkan karakter serta mental bertanding yang mulai terbentuk di bawah arahan Widodo C. Putro.

Sebaliknya, Persebaya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam menjaga konsentrasi hingga peluit akhir, setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol di hadapan pendukung sendiri.

Susunan Pemain

Persebaya Surabaya (4-2-3-1): Ernando Ari; Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson Assis; Ricky Pratama, Toni Firmansyah; Dicky Kurniawan, Francisco Rivera, Miguel Pereira; Alex Martins.
Pelatih: Bernardo Tavares.

PSIS Semarang (4-3-3): Rizky Darmawan; Komang Tri, Agus Nova, Andi Setyo, Fitra Ridwan; Ricky Ariansyah, Abduh Lestaluhu, Amirul Mukminin; Jack Brown, Dery Corfe, Ahmad Noviandany.
Pelatih: Widodo C. Putro.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dino sebut isu iklim kini bergeser jadi isu keamanan nasional
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Saat Ultah Nenek, Polisi Selidiki
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jatuh Cinta: Energi Baru atau Ketergantungan?
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Sepatu Emas Disalip Mbappe, Bola Emas Dirampas Rodri, Argentina Kecam FIFA yang “Hina” Messi di Piala Dunia
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Kemensos Kirim Tenda hingga Selimut Buat 300 Jiwa Korban Banjir Tapanuli Tengah
• 5 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.