Seorang pendaki bernama Adityo Rahmat Eko Prayudi (38), warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat meninggal saat hendak naik ke puncak Gunung Merbabu via Selo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (18/7) pukul 12.00 WIB.
Kapolsek Selo, AKP Kiryanta, mengatakan korban memang sempat mengeluh kondisinya sedang tidak fit. Korban bahkan terjatuh di basecamp.
“Sebelum meninggal dunia korban sempat mengeluhkan tidak enak badan dan jatuh di teras basecamp,” kata Kiryanta, Minggu (19/7).
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi, korban berangkat mendaki Gunung Merbabu bersama tiga rekannya sekitar pukul 10.00 WIB.
Namun saat tiba di Pos Bayangan 1, korban mengeluhkan kondisi badan yang kurang sehat sehingga memutuskan turun kembali ke basecamp.
“Setibanya di basecamp sekitar pukul 11.30 WIB, korban tiba-tiba terjatuh di teras,” jelas dia.
Dia mengatakan, rekan korban bersama pengelola basecamp segera memberikan pertolongan pertama dan menghubungi Puskesmas Selo.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Selo untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan pihak keluarga
“Kami menerima laporan, personel langsung menuju lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara. Kami meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis,” kata dia.
Dari hasil pemeriksaan dokter, kata dia, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Sementara, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, mengatakan korban diduga meninggal akibat serangan jantung dan diketahui memiliki riwayat hipertensi kronis.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik dengan baik, memastikan kesehatan sebelum mendaki, serta tidak memaksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan selama perjalanan demi keselamatan bersama,” ujar Winarsih.





