Astra International (ASII) Raih Restu Pemegang Saham Buyback Rp8 Triliun Besok

bisnis.com
1 minggu lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Astra International Tbk. (ASII) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai Rp8 triliun. Buyback ini rencananya akan dilakukan mulai besok, Senin (20/7/2026).

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen ASII menyampaikan telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 17 Juli 2026. RUPSLB tersebut dilakukan untuk menyetujui dua mata acara. 

RUPSLB menyetujui mata acara pertama, yaitu pengalihan sebagian saham hasil program pembelian kembali saham perseroan periode 3 yang berlangsung sejak 16 Maret 2026 sampai 15 Juni 2026, dengan jumlah keseluruhan tidak melebihi 100 juta saham, untuk digunakan dalam rangka pelaksanaan program MSOP.

“RUPSLB menyetujui buyback sesuai POJK No. 29/2023, dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp8 triliun,” tulis manajemen ASII, Jumat (17/7/2026). 

Sebagai informasi, program buyback saham ini akan dimulai pada 20 Juli 2026 hingga 16 Juli 2027. 

Aksi korporasi tersebut diproyeksikan meningkatkan laba per saham (EPS) menjadi Rp149 dari sebelumnya Rp146 per saham. 

Baca Juga

  • Super Air Jet Bersiap Buka 8 Rute Langsung dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Bandung
  • Jelang Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Pemkot Siapkan Branding Kota Bandung
  • Astra (ASII) Alihkan 100 Juta Saham Buyback untuk MSOP, RUPSLB Digelar Besok

Manajemen Astra menjelaskan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. 

Selain itu, porsi saham beredar di publik (free float) setelah buyback tetap dijaga di atas ketentuan minimum, yakni 15% dari modal ditempatkan dan disetor.

ASII menegaskan pelaksanaan buyback tidak diperkirakan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan usaha. Pendapatan perseroan juga diproyeksikan tidak mengalami penurunan akibat aksi korporasi tersebut.

Meski demikian, buyback akan mengurangi posisi aset dan ekuitas perseroan sebesar nilai dana yang digunakan. 

Apabila seluruh anggaran buyback saham sebesar Rp8 triliun terserap, total aset Astra diperkirakan turun menjadi Rp509,8 triliun dari sebelumnya Rp517,8 triliun. Sementara itu, ekuitas akan berkurang menjadi Rp285,1 triliun dari posisi semula Rp293,1 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
PT IBC Buka Peluang Pengembangan Baterai Sodium-ion dan Solid State di Indonesia
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tersangka Serangan Mematikan di Berlin Pride Tewas Ditembak Polisi
• 13 jam laludetik.com
thumb
Pertanda Kegagalan hingga Kerugian, Inilah Arti Mimpi tentang Cincin yang Tak Bisa Disepelekan, Simak Penjelasannya!
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Dari PRSU Hingga Kursi Kepemimpinan: Kisah "Cinta Tukang Parkir'
• 23 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.