Terungkap, Alasan Paredes Cekik Garcia dan Banting Gavi: Tak Terima Messi Dihina

harianfajar
19 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW JERSEY – Final Piala Dunia 2026 belum benar-benar usai saat peluit panjang dibunyikan. Di tengah perayaan Spanyol, emosi para pemain Argentina justru meledak.

Leandro Paredes menjadi sorotan setelah terlibat bentrok dengan dua pemain La Roja. Belakangan, gelandang Argentina itu mengungkap alasan yang memicu aksinya.

Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan drama panjang. Tidak hanya gagal mempertahankan gelar juara dunia, La Albiceleste juga harus mengakhiri pertandingan dengan insiden keributan yang melibatkan sejumlah pemain dari kedua kubu.

Leandro Paredes menjadi pusat perhatian setelah melakukan tindakan keras terhadap pemain Spanyol, Eric Garcia, dan Gavi. Akibat insiden tersebut, gelandang Boca Juniors itu langsung diganjar kartu merah oleh wasit setelah pertandingan berakhir.

Mengutip laporan USA Today, Paredes terlihat meluapkan kekecewaannya sesaat setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di MetLife Stadium, East Rutherford, Senin (20/7/2026).

Keributan Pecah Setelah Peluit Akhir

Begitu pertandingan selesai, para pemain Spanyol merayakan keberhasilan mereka meraih trofi Piala Dunia. Di saat bersamaan, Paredes berjalan cepat menghampiri Eric Garcia.

Pemain berusia 32 tahun itu kemudian mencekik Garcia sebelum mendorongnya di depan asisten wasit Tomaz Klancnik dan pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Aksi tersebut langsung memancing reaksi pemain kedua tim hingga terjadi keributan massal di lapangan.

Dalam situasi yang memanas itu, Paredes juga terlihat membanting gelandang muda Spanyol, Gavi.

Wasit akhirnya mengeluarkan kartu merah kepada Paredes. Ia menjadi pemain Argentina kedua yang diusir setelah sebelumnya Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua menjelang akhir waktu normal akibat pelanggaran terhadap Pau Cubarsi.

Kartu merah yang diterima Paredes diperkirakan belum menjadi akhir dari konsekuensi yang harus diterimanya.

Komite Disiplin FIFA disebut hampir pasti akan meninjau ulang insiden tersebut. Jika dinilai melakukan pelanggaran berat, Paredes berpotensi menerima sanksi tambahan di luar hukuman otomatis akibat kartu merah.

Ungkap Penyebab Emosinya Meledak

Dalam wawancara usai pertandingan bersama COPE, Paredes akhirnya menjelaskan alasan di balik aksinya. Menurutnya, kemarahan itu dipicu oleh ucapan pemain Spanyol yang dianggap menghina Lionel Messi.

“Gavi datang setelah peluit akhir dibunyikan saat semua orang merayakannya. Dia melihat saya dan berkata dalam bahasa Spanyol bahwa tidak ada wasit atau VAR yang membantu Messi hari ini,” ungkap Paredes dikutip COPE.

Ucapan tersebut membuat Paredes kehilangan kendali.

“Saya tidak bisa menerima itu. Sikapnya itu tidak sopan terutama setelah pertandingan sudah berakhir,” lanjutnya.

Isu Argentina Diuntungkan Wasit

Pernyataan yang disampaikan Paredes kembali memanaskan isu lama mengenai dugaan Argentina mendapat keuntungan dari keputusan wasit sepanjang Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, pelatih Mesir Hossam Hassan juga sempat melontarkan kritik usai timnya tersingkir pada babak 16 besar.

Ia menilai beberapa keputusan kontroversial dari perangkat pertandingan lebih banyak menguntungkan Argentina selama turnamen berlangsung.

Pengakuan Lisandro Martinez

Bek Argentina, Lisandro Martinez, mengaku berada tidak jauh dari lokasi saat keributan terjadi.

Dalam wawancaranya bersama TyC Sports, pemain Manchester United itu membenarkan bahwa Eric Garcia sempat melontarkan kalimat yang membuat Paredes tersulut emosi.

“‘Messi kalah dan sekarang kalian semua pulang.’ Paredes mendengarnya dan saat itulah dia bereaksi,” ujar Martinez.

Meski tidak membenarkan tindakan rekannya, Martinez mengaku memahami kondisi emosional yang dialami Paredes setelah kekalahan menyakitkan di partai final.

“Saya mengerti mengapa dia (Paredes) bereaksi seperti itu. Karena pada saat itu, emosinya sangat tinggi. Kita baru saja kalah di final Piala Dunia, dan mendengar komentar seperti itu tidak akan menenangkan siapa pun,” beber Martinez.

Insiden tersebut kini menjadi perhatian FIFA. Selain kekalahan yang menyakitkan, Argentina juga terancam kehilangan Paredes dalam beberapa pertandingan internasional apabila badan disiplin FIFA memutuskan memberikan hukuman tambahan atas aksinya setelah laga berakhir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentan hingga Titiek Hadiri Groundbreaking Peternakan Sapi Perah Terbesar di RI
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Menkeu Purbaya: Belum Ada Pembahasan Pemangkasan Anggaran Pertahanan
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Petaka Hantam Eropa Tenggara, Air Sungai Tiba-Tiba Menghilang
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
FIFA Panen Cuan di Piala Dunia 2026, tapi Komersialisasi Dikritik Fans
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo: 250 BUMN Ditutup, Indonesia Hemat Rp50 Triliun
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.