Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK, Itu Dia

jpnn.com
18 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Senin.

Penangkapan Lalu Ahmad Zaini dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

BACA JUGA: Bupati Lombok Barat Ingatkan Seluruh Kepala Sekolah Melek Teknologi

"Benar," ujar Fitroh.

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.

BACA JUGA: Begini Info dari Polisi soal Kasus Eks Bupati Lombok Barat Nikah Lagi Tanpa Izin Istri

Penangkapan terhadap Lalu Ahmad Zaini merupakan OTT ke-17 yang dilakukan KPK sepanjang 2026.

Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari. Penangkapan ini mengenai dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021–2026.

BACA JUGA: Bebas dari Penjara, Mantan Bupati Lombok Barat Dijemput Pihak Keluarga

Pada bulan yang sama, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam OTT kedua, dan Bupati Pati Sudewo dalam OTT ketiga.

Pada Februari 2026, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam OTT keempat.

KPK dalam bulan yang sama juga menangkap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat pada OTT kelima.

Selain itu, KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan pada OTT keenam.

Selama Maret 2026 yang bertepatan dengan Ramadhan atau bulan puasa, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Ketiganya ditangkap dalam OTT yang berbeda.

Pada April 2026, KPK menangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT ke-10. Namun, sepanjang Mei 2026, tidak ada OTT KPK.

Pada Juni 2026, KPK kembali melakukan OTT yang membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri.

Kemudian KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12, dan menangkap ASN Badan Pemeriksa Keuangan RI dalam OTT ke-13 yang merupakan lanjutan tangkap tangan sebelumnya. Selain itu, KPK melakukan OTT ke-14 yang membuat Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri.

Pada Juli 2026, KPK menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim dalam OTT ke-15, dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam OTT ke-16. (ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hotman Paris Bawa Nama Prabowo dalam Kasus Eks Jampidsus, Gerindra Merespons


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ragam Desakan yang Berujung Pelaporan Kepada Hotman Paris
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Post Malone Bawakan Lagu Baru dan Tiga Penampilan Spesial pada Final Piala Dunia 2026
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Cara Keluarga Cari Meila Gadis Bandung yang Hilang: Sebar Postingan-Lapor Polisi
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Gubernur Banten Kenang Rusdi sebagai Sosok Rendah Hati dan Pemersatu Usai Meninggal Dunia
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Samuel Sekuritas Lepas 281,29 Juta Saham Sentul City, Kini Tersisa Berapa?
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.