JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto merasa sedih lantaran ada orang-orang yang melakukan penyimpangan dan penyelewengan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dia awalnya menyebut usaha membangun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) masih memiliki kekurangan, kemudian menyinggung program MBG.
"Sama dengan MBG, ada kekurangan, ada penyelewengan, ada penyimpangan, tapi kita segera bertindak, segera memperbaiki," katanya dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7/2026).
Baca juga: Prabowo Bangga Masyarakat Penerima Subsidi LPG 12 Kali Lebih Besar dari Penduduk Singapura
Prabowo kemudian mengaku merasa sedih dengan adanya penyimpangan dalam program flagship miliknya itu.
Termasuk mereka yang menginginkan kekayaan dalam menjalankan program MBG.
"Kita sedih ada ekonom-ekonom, ada pribadi-pribadi yang ingin cari kekayaan dari suatu pekerjaan atau suatu usaha yang begitu besar, begitu mulia untuk rakyat," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo: Semua yang Kita Miliki Hasil Kerja Keras Presiden Terdahulu
Dia kemudian menegaskan, tak ada kompromi untuk menindak oknum tersebut.
Ia mengatakan, meskipun sedih tetap harus ditindak.
"Tapi apa boleh buat? Kalau itu memang penyakit harus kita hadapi. Dengan sedih kita tindak dan kita terus akan tindak," ucapnya.
Baca juga: Prabowo: Indonesia Not Bad, Jangan Anggap Enteng Kita, We are Strong
Prabowo menegaskan kembali, tidak akan ada pilih kasih, tebang pilih dan akan bertindak terhadap penyelewengan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang