Komsi I DPR RI, Utut Adianto, menyebut pihaknya berterima kasih kepada pemerintah Italia yang mau menghibahkan kapal induk Giuseppe Garibaldi untuk Kementerian Pertahanan.
“Tadi ada beberapa pertanyaan, 'Kenapa dikasih yang tua?' Ya kalau kapalnya baru umur 1 tahun 2 tahun, siapa yang mau ngasih? Kan begitu. Nah, intinya kita terima kasih sekali kepada pemerintah Italia,” ucap Utut usai rapat tentang hibah itu bersama Kemhan di DPR, Senin (20/7).
Ia pun mengatakan, hibah ini baik agar tentara maritim Indonesia dapat mengetahui perkembangan teknologi pertahanan di luar negeri.
“Saya berpendapat harusnya pelaut-pelaut kita, ahli-ahli soal angkatan kapal, belajar. Ini kan langsung know-how. Ilmunya langsung kita dapat,” ujar Utut.
“Sebelumnya kita hanya dapat cerita, ini kita naikin, kita lihat kekurangannya. Ini produk 40 tahun lalu seperti ini, ke depan seperti apa? Kalau ini tenaganya mungkin dari solar atau dari minyak tanah, itu apa namanya? Kerosene. Bagaimana kalau nuklir? Nah, itu. Tantangan ke depan kan harus lebih oke,” tambahnya.
Utut pun memastikan kapal ini dihibahkan bukan untuk tujuan perang.
“Yang jelas ini tentu bukan misi untuk perang. Kalau anu ya mana dikasih. Ya lebih mungkin untuk jaga perbatasan di luar dan untuk momen-momen tertentu helikopter mendarat di sana,” ujarnya.
“Ya kita juga bangga punya seperti ini. Komisi I berterima kasih kepada pemerintah Italia,” tandasnya.
Rencana hibah kapal ini akan dibawa ke rapat paripurna DPR besok untuk disahkan.





