Insiden terjadi tidak lama setelah Spanyol memastikan gelar juara dunia melalui kemenangan dramatis atas Argentina. Ribuan pendukung turun ke jalan untuk merayakan keberhasilan La Roja mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya.
Di tengah suasana perayaan, sejumlah suporter dilaporkan menaiki Air Mancur Arbol Gordo yang berada di kawasan bersejarah Ciudad Rodrigo, tidak jauh dari perbatasan Portugal. Bagian atas monumen tersebut kemudian kehilangan kestabilan dan jatuh menimpa kerumunan di sekitarnya.
Air Mancur Runtuh Setelah Dinaiki Suporter
Peristiwa nahas tersebut terjadi beberapa saat setelah tengah malam. Pusat Darurat 112 Castilla y León menerima laporan pertama pada pukul 00.33 waktu setempat.
Sejumlah panggilan darurat melaporkan bahwa bagian atas air mancur runtuh ketika perayaan sedang mencapai puncaknya. Material monumen jatuh ke arah kerumunan dan mengenai beberapa orang yang berada di sekitar lokasi.
Remaja berusia 13 tahun yang menjadi korban sempat mendapatkan pertolongan medis di pusat kesehatan Ciudad Rodrigo. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia.
Selain korban meninggal, sedikitnya tiga orang lainnya dilaporkan terluka serius. Salah satu korban mengalami patah kaki akibat tertimpa bagian bangunan yang runtuh.
Polisi dan Tim Medis Dikerahkan
Setelah menerima laporan, Pusat Darurat 112 Castilla y León mengerahkan sejumlah unit ke lokasi kejadian. Tim yang diterjunkan meliputi Kepolisian Lokal Ciudad Rodrigo, Garda Sipil Salamanca, pemadam kebakaran provinsi, dan layanan medis darurat Sacyl.
Petugas medis memberikan pertolongan kepada para korban sebelum membawa mereka ke fasilitas kesehatan. Sementara itu, polisi langsung memasang garis pembatas dan menutup area di sekitar Air Mancur Arbol Gordo.
Lokasi kejadian tetap berada dalam pengawasan aparat selama proses pemeriksaan berlangsung. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti runtuhnya bagian atas monumen serta kondisi struktur air mancur sebelum insiden terjadi.
Kelompok Intervensi Psikologis untuk Bencana dan Keadaan Darurat turut diaktifkan. Tim tersebut memberikan pendampingan kepada keluarga korban yang kehilangan anak mereka dalam peristiwa tragis tersebut.
Pemerintah Kota Sampaikan Duka Mendalam
Pemerintah Kota Ciudad Rodrigo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Mereka menyatakan seluruh masyarakat kota ikut merasakan kehilangan atas meninggalnya remaja tersebut.
“Seluruh kota merasakan kehilangan ini dan mendampingi keluarga serta teman-teman korban dalam masa duka. Peristiwa yang seharusnya menjadi perayaan kemenangan Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia justru berubah menjadi tragedi,” demikian pernyataan Pemerintah Kota Ciudad Rodrigo.
Insiden tersebut menyelimuti perayaan nasional Spanyol dengan suasana duka. Kemenangan yang semula disambut dengan kegembiraan di berbagai kota berubah menjadi peringatan mengenai risiko keselamatan dalam perayaan yang melibatkan kerumunan besar.
Spanyol Kalahkan Argentina di Final
Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan final di New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat.
Kedua tim bermain tanpa gol sepanjang 90 menit waktu normal. Pertandingan berlangsung ketat dan harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Ferran Torres menjadi penentu kemenangan Spanyol setelah mencetak gol pada menit ke-106. Gol tersebut memastikan La Roja memperoleh gelar Piala Dunia kedua mereka, 16 tahun setelah keberhasilan pertama pada 2010.
Ratusan ribu pendukung kemudian memenuhi jalanan di berbagai wilayah Spanyol. Namun, pesta kemenangan di Ciudad Rodrigo berakhir kelam setelah runtuhnya monumen Air Mancur Arbol Gordo merenggut satu nyawa dan melukai sejumlah orang.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat menghormati proses penyelidikan dan memberikan ruang bagi keluarga korban untuk menjalani masa berkabung. (saudigazette.com)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





