Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebuah pabrik bukhur atau dupa di Kampung Bayur, Kota Tangerang, terbakar pada Senin (20/7/2026) sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia S Rahman mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 17.10 WIB. Setelah itu, sejumlah personel dikerahkan untuk memadamkan api.

"Kejadian sekitar pukul 17.10 WIB. Kami mengerahkan 14 unit dan 50 personel untuk melakukan pemadaman," ujar Andia saat dikonfirmasi Kompas.com via WhatsApp, Senin.

Baca juga: Kancil Masih Setia Mengaspal di Jakarta meski Ada MRT dan LRT

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan proses pemadaman. Menurut Andia, objek yang terbakar merupakan pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan.

Dalam peristiwa tersebut, tiga orang mengalami sesak napas akibat kepulan asap kebakaran.

"Tapi sudah aman ditangani rekan-rekan PMI," kata Andia.

Andia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala akibat angin kencang yang membuat kobaran api merambat ke area lain.

Selain itu, kebakaran terjadi saat jam pulang kerja sehingga kepadatan lalu lintas sempat menghambat mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi.

"Di awal angin cukup kencang sehingga api menyeberang jalan. Ditambah padatnya orang saat jam pulang kerja. Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," jelas dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Jakpus, Ponselnya Terdeteksi di Jakut

Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di lokasi kebakaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini sebagai Tersangka Kasus Korupsi
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
5 Korban Kapal Tenggelam di Selayar Selamat, Bertahan 4 Hari di Tengah Laut | KOMPAS SIANG
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
INACA Sebut Keterlambatan Penerbangan di Indonesia Unik dan Beragam
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juli 2026: Sagitarius Panen Dana Ekstra
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Perusahaan Asing Beromzet 750 Juta Euro Masuk PFII Tetap Kena Pajak Global
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.