Siap-siap! Jalur Penyaluran Gas LPG dan Bantuan Pangan Bakal Diubah Total

wartaekonomi.co.id
21 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah menetapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pintu utama penyaluran berbagai barang bersubsidi serta bantuan pangan nasional. Penunjukan ini ditujukan untuk memangkas rantai distribusi agar bantuan negara langsung diterima oleh masyarakat yang berhak.

Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menjelaskan seluruh barang bersubsidi seperti pupuk, pakan ikan hingga tabung gas LPG, akan disalurkan oleh KDKMP maupun Kampung Nelayan Merah Putih. Meski diterapkan secara bertahap mengingat adanya keperluan pembentukan Peraturan Presiden (Perpres), Zulhas mengatakan ini dilakukan lantaran KDKMP maupun Kampung Nelayan Merah Putih berperan sebagai infrastruktur pemerintah.

"Ada juga subsidi. Subsidi itu apa misalnya? Pupuk. Ya pupuk nanti langsung Kopdes, Kopdes yang ke rakyat. Kan tiap desa kan ada, sawah petani kan ada di desa kan. Nah, jadi nanti penyaluran pupuk itu melalui Koperasi Desa Merah Putih atau kalau untuk ikan ya nelayan, gitu ya," jelas Zulhas saat jumpa pers di kantor Kemenko Pangan, Senin (20/7/2026).

Menurut Zulhas, selain pupuk pertanian dan sarana produksi bagi nelayan, komoditas energi bersubsidi seperti gas LPG juga akan dialirkan melalui jaringan koperasi desa. Skema satu pintu ini diyakini lebih terintegrasi dengan data riil pemukiman warga.

"Sama (untuk tabung gas LPG), intinya yang bersubsidi bantuan pemerintah, yang subsidi dan bantuan itu melalui KDKMP," ujarnya.

Integrasi penyaluran barang subsidi ke dalam sistem koperasi desa diproyeksikan mampu mencegah terjadinya kelangkaan barang di tingkat eceran. Pemerintah optimistis pemanfaatan infrastruktur desa ini akan memperkuat ketahanan ekonomi kawasan perdesaan.

Oleh sebab itu, Zulhas juga mengungkapkan peran KDKMP ini juga dapat diandalkan untuk menyalurkan bantuan pangan pemerintah kepada daerah-daerah yang tergolong desil 1 sampai desil 2.

Baca Juga: Menkop Tegaskan Isu Keberlanjutan Jadi Faktor Penting Bagi Koperasi

Baca Juga: Bulan Depan, Menkop Ferry Bakal Resmikan PLTS Kelolaan Koperasi di Kepulauan Riau

"Misalnya ya, bantuan pangan kita sudah putuskan satu juta kan untuk Juli, Agustus, September. Nah, 10 kilogram untuk Desil 1, Desil 2, berjumlah 33 sekian juta. Itu nanti bantunya dari Bapanas langsung ke Kopdes. Kopdes yang bagi, gitu. Sekaligus nanti bisa diseleksi lagi kan bener nggak tepat sasaran atau tidak," terang Zulhas.

Penataan jalur distribusi komoditas subsidi ini terus dimatangkan melalui koordinasi ketat lintas kementerian teknis. Pemerintah memastikan seluruh fasilitas koperasi siap beroperasi melayani kebutuhan pokok warga perdesaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengenal Siesta, Tradisi Tidur Siang Orang Spanyol yang Penuh Manfaat
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Serba-serbi Membaca Buku yang Populer di Tahun 2026
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Geger Pria Depok Tantang Bocah Makan Cabai hingga Masuk Freezer
• 12 jam laludetik.com
thumb
Foto: Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Melonjak Jadi 5.278 Jiwa
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Peringatan Dini BMKG 22 23 Juli 2026: Status Siaga Nihil, Potensi Angin Kencang Meluas
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.