Pemkot Jaktim perkuat pemahaman FKDM untuk jaga stabilitas wilayah

antaranews.com
21 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur memperkuat pemahaman kepada anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) masa bakti 2026–2031 untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah setempat.

"FKDM diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi sejak dini berbagai potensi permasalahan yang dapat mengganggu keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat di Jakarta Timur," kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin.

Menurut Kusmanto, sosialisasi ini menjadi pembekalan awal bagi para anggota FKDM yang baru agar memahami tugas, fungsi, mekanisme pelaporan, serta pola koordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Apalagi, keberadaan FKDM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional, objektif, cepat, dan bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas wilayah.

Kusmanto menekankan empat hal penting kepada seluruh anggota FKDM.

Pertama, FKDM diharapkan menjadi mata dan telinga pemerintah di tengah masyarakat dengan membangun komunikasi yang baik bersama seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi permasalahan dapat diketahui sejak dini.

Kedua, FKDM meningkatkan kemampuan analisis terhadap setiap informasi yang diperoleh sehingga informasi yang disampaikan akurat, dapat dipertanggungjawabkan dan bukan berdasarkan isu maupun opini yang belum terverifikasi.

Lalu, FKDM membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, BIN, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh unsur masyarakat lainnya.

"Stabilitas daerah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang solid," ucap Kusmanto.

Keempat, FKDM melaporkan setiap potensi gangguan keamanan, ketenteraman, maupun konflik sosial secara cepat, berjenjang, dan sesuai mekanisme yang berlaku agar langkah-langkah pencegahan dapat segera dilakukan.

Adapun penyelenggaraan kewaspadaan dini telah diamanatkan dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 138 Tahun 2019 yang bertujuan meningkatkan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dalam memelihara stabilitas keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum.

Kusmanto mengajak anggota FKDM untuk bisa menjadi forum yang profesional, adaptif, responsif dan mampu menjawab tantangan zaman melalui deteksi dini, cegah dini, lapor cepat, serta penyelesaian masalah secara kolaboratif.

"Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan Jakarta Timur yang aman, tertib, harmonis, serta mendukung visi Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing dan berbudaya," ujar Kusmanto.

Baca juga: Pemkot gandeng masyarakat deteksi dini gangguan keamanan di Jakut

Baca juga: Jakbar gelar tes narkoba untuk ratusan anggota FKDM

Baca juga: Anggota FKDM Jakarta Barat diberi edukasi soal sistem deteksi dini


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 HP Mewah Paling Mahal Tahun 2026: Ada yang Dibalut Emas, Berlian, hingga Titanium Langka
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Kepala KSP: Tak Perlu Kagum ke yang Terlalu Bicara Agama, Kagum ke yang Diuji
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Minyak Mentah RI (ICP) Juni 2026 Turun Signifikan ke Level US$83,45 per Barel
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
KPK Periksa 8 Orang Pasca OTT di Lombok Barat, Bupati hingga Kadis PUPR Masih Diperiksa
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Makna hingga Harga Kalung Emas Kekasih Baru Lamine Yamal, Ines Garcia yang Sukses Jadi Sorotan
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.