Perempuan kelahiran tahun 1995 ini resmi mencatatkan namanya sebagai perempuan Papua pertama yang mengantongi sertifikasi Type Rating untuk pesawat jet komersial Airbus A320. Pencapaian berharga ini mengukuhkan kualifikasi dan kesiapannya dalam menerbangkan jenis pesawat komersial berkapasitas besar tersebut.
Sertifikasi kualifikasi khusus ini ia selesaikan dengan sukses di lembaga pelatihan Global Training Aviation yang berlokasi di Tangerang. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata bakat dan potensi anak muda tanah Papua mampu bersaing di industri penerbangan.
Perjalanan panjang yang dilalui Marlina hingga meraih titik ini tidak dicapai secara instan maupun dengan cara mudah. Kisah perjuangannya dipenuhi semangat pantang menyerah kini menjadi sumber inspirasi besar bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
Keberhasilan Marlina membuktikan keterbatasan maupun tantangan di awal karier bukan menjadi penghalang untuk menggapai cita-cita setinggi langit. Kisahnya menjadi gambaran nyata bagaimana ketekunan dan kerja keras pada akhirnya mampu membuahkan hasil yang sangat membanggakan. Apa Itu Sertifikasi Type Rating? Type Rating merupakan sertifikasi kualifikasi tambahan pada lisensi pilot agar mereka diizinkan secara legal mengoperasikan jenis pesawat tertentu. Jika lisensi penerbang dasar seperti CPL diibaratkan sebagai Surat Izin Mengemudi (SIM) mobil biasa, maka Type Rating adalah lisensi khusus untuk mengemudikan kendaraan besar seperti truk gandeng.
Kualifikasi tambahan ini memiliki peran yang sangat penting dalam keselamatan penerbangan komersial. Hal tersebut disebabkan oleh setiap jenis pesawat, seperti Airbus A320 atau Boeing 737, yang memiliki ukuran, tata letak kemudi, dan sistem teknis berbeda-beda. Berawal dari Kegagalan Seleksi Pramugari Mengutip laman Metrotvnews.com, kecintaan Marlina Chlara Sesa terhadap dunia penerbangan sebenarnya sudah tertanam kuat sejak ia masih kecil. Setelah menempuh pendidikan dasar hingga menengah pertama di tanah kelahirannya, ia melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yogyakarta.
Setelah lulus sekolah, Marlina sempat mencoba peruntungannya dengan mendaftar seleksi penerimaan pramugari. Namun, impian awalnya tersebut sempat kandas karena ia dinyatakan tidak lolos lantaran belum memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan.
Kegagalan tersebut tidak lantas memadamkan kecintaannya pada dunia aviasi. Kegagalan itu justru memicu dorongan baru dalam dirinya untuk membidik impian yang jauh lebih tinggi, yakni menjadi seorang pilot pesawat penerbangan.
Baca Juga :
Mengenal Sabrina Pasterski, Fisikawan Jenius 'The Next Einstein' yang Tolak Tawaran Blue Origin dan NASAMarlina Chlara Sesa. DOK Instagram @sesaacel Perjalanan Pendidikan Pilot hingga ke Filipina Untuk mewujudkan cita-cita barunya, Marlina memutuskan berangkat ke luar negeri pada tahun 2015 untuk menempuh pendidikan penerbang di Asian Institute of Aviation, Filipina. Selama menimba ilmu di sana, ia berhasil mengantongi berbagai lisensi dasar penting, antara lain:
- Private Pilot License (PPL)
- Commercial Pilot License (CPL)
- Instrument Rating (IR)
Setelah melalui periode pelatihan yang ketat tersebut, Marlina resmi meraih sertifikasi Type Rating Airbus A320. Pencapaian ini mengukir sejarah baru, menjadikannya sebagai perempuan Papua pertama yang berhasil mengantongi kualifikasi spesifik tersebut. (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




