Pemerintah Perkuat Pengawasan Hutan, Lakukan Pemetaan Rutin Pakai Drone

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Keberadaan drone ini dapat membantu petugas memperoleh data dan memetakan kondisi hutan secara lebih cepat dan akurat.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Hutan, Lakukan Pemetaan Rutin Pakai Drone

IDXChannel - Pemerintah mendorong penguatan pengawasan hutan dengan memanfaatkan teknologi terkini dalam rangka mempercepat deteksi belbagai persoalan di lapangan. Salah satunya, pemanfataan teknologi berupa drone.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyakini keberadaan drone ini dapat membantu petugas memperoleh data dan memetakan kondisi hutan secara lebih cepat dan akurat.

Baca Juga:
Cegah Tumpang Tindih Perizinan Hutan, Kemenhut Luncurkan Sistem Digital Jaga Rimba

“Kita butuh teknologi. Drone salah satunya, bagaimana kemudian membantu pasukan darat (Tim UPT Kemenhut) untuk mengidentifikasi problem-problem yang muncul di lapangan,” kata Menhut Raja Juli, Selasa (21/7/2026). 

Dia menambahkan, penguatan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kecepatan pemantauan kawasan hutan. Teknologi drone dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi indikasi pembalakan liar, pembukaan lahan, aktivitas pertambangan ilegal, hingga hotspot secara lebih cepat.

Baca Juga:
Hashim Sebut Penguatan Polisi Hutan Indonesia Dipuji Prince William

Menurutnya, pemantauan secara rutin memungkinkan potensi gangguan di kawasan hutan dapat diketahui sejak dini. Data dan informasi yang diperoleh dari pemantauan tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) maupun unit teknis terkait untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga:
Rekomendasi Ekowisata Sulteng, Menelusuri Hutan Ranjuri dalam Selembar Batik Valiri

Menhut menyebut teknologi drone termal dapat mendukung pemantauan hotspot maupun satwa. Kementerian Kehutanan juga akan mengevaluasi efektivitas perangkat drone yang telah dimiliki oleh unit-unit terkait, termasuk bidang planologi dan konservasi sumber daya alam dan ekosistem (KSDAE), sebelum menentukan kebutuhan penguatan atau peningkatan teknologi.

"Ini alat yang sudah existing kita evaluasi efisiensinya seperti apa, kalau memang ada pengadaan lagi misalkan apakah mungkin ini bisa mengkompensasikan atau mengupgrade apa yang kita sudah miliki,” kata dia.

Baca Juga:
Menhut Bantah Terlibat Perkara Pelepasan Kawasan Hutan di Kuansing Riau

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Saya Berani Katakan Sistem Perlindungan Sosial Indonesia Salah Satu Terkuat di Dunia
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Perempuan di Media Sosial: Antara Ruang Kebebasan, Algoritma, dan Kuasa Digital
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
OTT Bupati Lombok Barat, Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kembali Terseret Korupsi
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DPRD Bali Pastikan Pansus TRAP Tetap Jalan Meski Anggota Golkar Mundur
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dukung Implementasi KDKMP, Kemendagri-Pemda Perkuat Verifikasi dan Validasi
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.