Purbaya Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun, Strategi Masih Dikaji

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih mengkaji strategi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun ini, termasuk kemungkinan penyesuaian atau penurunan alokasi anggaran. Usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026), Purbaya mengatakan belum dapat memastikan besaran anggaran yang akan ditetapkan. Ia menyebut akan lebih dahulu bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang selaku pelaksana program tersebut.

"Saya mau ketemu (Kepala BGN) minggu-minggu ini, mau lihat seperti apa akhirnya strateginya dia untuk tahun ini. Tapi yang jelas kemungkinan ada penurunan," kata Purbaya.

Baca Juga
  • Prabowo Heran Pakar tak Protes Underinvoicing, Hanya Kritik MBG
  • BGN Masih Kaji Penghapusan MBG untuk Anak dari Kelompok Ekonomi Mampu
  • Harga Ayam dan Telur Mulai Naik, Bapanas Sebut Program MBG Mulai Berdampak

Purbaya menyampaikan saat ini belum bisa menjelaskan besaran penurunan anggaran yang dimaksud maupun faktor yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam melakukan penyesuaian tersebut.

Terkait kemungkinan anggaran MBG akan beririsan dengan dana pendidikan, Purbaya mengaku belum dapat memberikan kepastian. Namun, ia menilai skema tersebut semestinya tidak terjadi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Enggak tahu, akan saya cek lagi. Tapi enggak mestinya sih," jelasnya.

Sebelumnya, muncul wacana penyesuaian anggaran MBG seiring evaluasi pelaksanaan program dan strategi pemerintah dalam menjaga efektivitas belanja negara. Pemerintah menegaskan keputusan mengenai besaran anggaran akan ditetapkan setelah pembahasan lebih lanjut dengan Badan Gizi Nasional.

Siswa menyantap makan bergizi gratis di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/1/2026). - (ANTARA FOTO/Yudi Manar)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merokok dan Berat Badan Berlebih Mempercepat Penyakit Kronis
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Editorial MI: Kesetaraan tanpa Pengecualian
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siap Jadi Pesaing Serius Timnas Indonesia, Singapura Umumkan 25 Pemain Jelang Piala AFF 2026
• 8 jam lalubola.com
thumb
Ekuitas Sisa Rp 1,5 Triliun, Waskita (WKST) Tercekik Utang dan Rugi Jumbo
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo Ungkap 110 Masalah Bangsa Diselesaikan dalam 18 Bulan Pemerintahannya
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.