HARIAN.FAJAR.CO.ID, BUENOS AIRES—Enzo Fernandez memilih untuk tidak membahas kartu merahnya di final Piala Dunia dalam pernyataan emosional setelah kekalahan Argentina dari Spanyol.
Argentina gagal meraih gelar Piala Dunia berturut-turut setelah menderita kekalahan 1-0 dari Spanyol setelah perpanjangan waktu.
Spanyol pantas menang, dengan tim asuhan Lionel Scaloni puas bermain bertahan dan tidak menunjukkan ambisi untuk menguji pertahanan La Roja hingga Ferran Torres memecah kebuntuan.
Tugas menjadi lebih sulit bagi anak asuh Lionel Scaloni menjelang akhir waktu normal ketika Fernandez diusir keluar lapangan.
Ia menerima dua kartu kuning; yang pertama karena protes terhadap wasit, sementara yang kedua karena tekel ceroboh terhadap bek Spanyol Pau Cubarsi di tengah lapangan.
Kecerobohan Fernandez membuat para penggemar Inggris bersorak, tetapi tidak diragukan lagi banyak pendukung Argentina akan menyalahkan gelandang Chelsea tersebut.
Namun dalam komentar media sosial pertamanya sejak kekalahan menyakitkan Argentina, Fernandez tidak mengakui kartu merah yang diterimanya dalam salah satu pertandingan terbesar dalam hidupnya.
“Kami telah memberikan yang terbaik; untuk Piala Dunia kedua berturut-turut, kami mencapai final, tetapi kali ini memang bukan takdir kami,” kata Fernandez di Instagram.
“Saya sangat bangga menjadi orang Argentina. Saya ingin mencoba membantu tim di lapangan kemarin, tetapi ya sudahlah,” lanjutnya.
“Terima kasih kepada semua orang yang mendukung kami sepanjang Piala Dunia ini – melakukan perjalanan kilometer demi kilometer untuk berada dekat dengan kami – dan kepada semua orang yang menyemangati kami dari setiap sudut negara kami,” tandasnya. (amr)





