Sering Skip Sarapan? Ini Efek Buruknya Buat Perempuan

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebiasaan melewatkan sarapan mungkin dianggap sepele oleh sebagian orang. Namun ahli gizi mengingatkan kebiasaan itu dapat berdampak pada kesehatan perempuan, mulai dari menurunnya energi hingga mengganggu keseimbangan hormon.

Ahli gizi sekaligus pendiri Nutracy Lifestyle, dr Rohini Patil, mengatakan tidak makan dalam beberapa waktu memang bisa menjadi hal yang normal. Akan tetapi, jika sarapan terus-menerus dilewatkan tanpa diimbangi pola makan yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan gizi harian, tubuh berisiko mengalami berbagai gangguan.

Baca Juga
  • Mengapa Perempuan Rentan Terkena Penyakit Autoimun?
  • Mengenal Keyne, Adik Lamine Yamal yang Mencuri Perhatian Warganet
  • Jangan Tunggu Haus! Penuhi Hidrasi Tubuh Lewat 11 Makanan Ini

Untuk lebih jelasnya, berikut dampak kebiasaan melewatkan sarapan bagi kesehatan wanita seperti dilansir laman Hindustan Times, Senin (20/7/2026):

1. Mudah lelah dan sulit konsentrasi

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dokter Rohini Patil mengatakan salah satu dampak paling nyata dari tidak sarapan adalah tubuh menjadi mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Setelah tidur semalaman, tubuh membutuhkan asupan makanan untuk mengisi kembali energi dan mendukung fungsi otak. Tanpa sarapan, Anda cenderung merasa lemas, mudah marah, sulit fokus, serta kurang produktif pada pagi hari.

2. Kadar gula darah tidak stabil

Menurut dr Patil, sarapan berperan penting dalam menjaga kestabilan kadar gula darah pada perempuan. Jika tubuh terlalu lama tidak mendapatkan makanan, kadar gula darah dapat naik turun secara drastis.

Kondisi ini dapat memicu keinginan mengonsumsi makanan manis atau makanan cepat saji sepanjang hari. Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan berat badan sekaligus memperbesar risiko terkena diabetes.

Melewatkan sarapan (ilustrasi). - (Dok. Magnific)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PM Hongaria Akan Minta Grandmaster Catur Judit Polgar Jadi Presiden
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BEM Nusantara Jatim Tuntut Febrie Ardiansyah Diadili, Bawa Karangan Bunga ke Kejati
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bandung Rawan Begal, Pemkot Janji Prioritaskan Penerangan Umum di Titik-titik Rawan
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
RUU PFII sepakat disahkan dalam rapat paripurna DPR RI
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Cegah Jalan Cepat Rusak, Pemprov Jatim Terbitkan Aturan Kelas Jalan untuk Truk Besar
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.