Pantau - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham melakukan percakapan telepon pertamanya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (20/7) dengan membahas situasi keamanan di sekitar Selat Hormuz.
Percakapan tersebut berlangsung setelah Burnham resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris usai Raja Charles III menerima pengunduran diri Keir Starmer pada hari yang sama.
Burnham Tegaskan Komitmen Inggris di Selat HormuzDalam panggilan internasional pertamanya sebagai perdana menteri, Burnham mengawali pembicaraan dengan menyampaikan ucapan selamat kepada Trump atas keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA.
Kantor Perdana Menteri Inggris menyatakan, "Perdana Menteri menguraikan komitmen Inggris untuk mengamankan pergerakan kapal di Selat Hormuz."
Burnham juga menegaskan kembali komitmen Inggris dalam memberikan keamanan bagi negara-negara sekutu.
Selain itu, Burnham memaparkan agenda politik pemerintahannya dan mengundang Trump menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan digelar di Manchester pada tahun depan.
Burnham Lanjut Berkomunikasi dengan ZelenskyyTak lama setelah berbicara dengan Trump, Burnham melanjutkan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Percakapan tersebut dikonfirmasi oleh Kantor Perdana Menteri Inggris sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional Burnham setelah resmi menjabat.




