JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (20/7/2026) masih melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang usai menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Lombok Barat, Nusat Tenggara Barat (NTB). Dua dari delapan orang yang diperiksa adalah Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Penataan Kawasan Permukiman (PUPRPKP), Lalu Ratnawi.
Selain kedua pejabat tersebut, KPK juga masih memeriksa Dirut PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat, Sudirman; satu pihak swasta; dan tiga orang selaku adc dan driver bupati. Nama-nama tersebut merupakan pihak yang diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK seusai terjaring operasi senyap.
KPK turut mengamankan satu pihak swasta di Jakarta pada 20 Juli dan yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.
"Sehingga hingga pagi ini, total yang masih dilakukan pemeriksaan sejumlah delapan orang," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Budi menjelaskan, perkara OTT ini terkait benturan kepentingan dalam pengadaan, suap proyek, serta gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
(Rahman Asmardika)




