Kesaksian Orang Tua Siswa soal Robohnya SDN Kebayoran Lama 09 Jaksel: Terjadi saat Libur Pilkada Jakarta Hujan Deras

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Orang tua siswa memberikan kesaksian soal robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, saat Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024 berlangsung.

"Awalnya ya itu kejadian kan pas libur Pilkada. Jadi nggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak ada yang tahu. Warga sekitar aja yang tahu awalnya itu pagi hari sekitar jam 06.30 WIB. Nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba roboh," kata salah satu orang tua siswa, Evi Afrida kepada wartawan di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta, Selasa.

Baca Juga :
SDN Kebayoran Lama 09 Jaksel Roboh Sudah 2 Tahun, Pramono Ngaku Baru Tahu karena Viral
Legislator PDIP: Politik Uang Bisa Selesai dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tidak Langsung

Saat itu terjadi hujan deras turun di sore hari hingga gedung sekolah itu perlahan roboh. Dari kejadian tersebut memang tak ditemukan korban jiwa. Namun, orang tua tentu merasa resah jika gedung itu semakin ambruk hingga membahayakan banyak orang.

Pemandangan kondisi robohnya kelas SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama
Photo :
  • ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Sejak itu, orang tua terus meminta kejelasan kepada pihak sekolah, namun belum ada kepastian hingga kini.

"Ya dari sekolah sih sudah menindaklanjuti, lapor ke Dinas sudah, sudah lapor itu. Cuman memang sampai saat ini belum ada kepastian tindak lanjut," katanya.

Dia berharap Pemerintah Provinsi DKI membantu sekolah agar bisa dibangun kembali menjadi lebih baik dan nyaman bagi para siswa. Terlebih, kegiatan mengaji menjadi tertunda karena peristiwa tersebut.

"Karena kan sekarang masuknya siang, jadi anak-anak yang tadinya ngaji sekarang jarang yang ngaji. Sudah dua tahun tidak ngaji lagi gitu," katanya.

Empat kelas dan satu ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tepatnya Jalan K.H. Ismail telah roboh selama dua tahun atau sejak 2024.

Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 09.08 WIB, gerbang masuk sekolah nampak digembok dan dibukakan seorang satpam untuk bisa masuk.

Suasana di sekolah nampak lengang dan tak ada aktivitas antara guru bersama siswa. Padahal, sekolah itu terdapat di dalam kawasan pemukiman warga.

Terlihat robohan bangunan di sebelah kanan sekolah mulai dari atap genteng dan tiang penyangga berjatuhan menimpa peralatan sekolah seperti lemari, meja dan bangku. (Ant)

Baca Juga :
Puan Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung, DPR Segera Tindak Lanjuti
MK Tolak Gugatan Pilkada Digelar Tidak Langsung, DPR: Fokus Kami Pembahasan RUU Pemilu
Fraksi PKB DPR Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung, Sebut Perbaikan Demokrasi Harus Tetap Dilakukan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PWI Pusat Laporkan Hotman Paris ke Polda atas Dugaan Penghinaan Wartawan
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Timnas Belgia Berpisah dengan Rudi Garcia, Ini Rekor yang Ditinggalkannya
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Tim SAR bagi tiga tim evakuasi korban reruntuhan rumah di Kota Medan
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Persis Solo datangkan Terens Puhiri untuk pertajam lini depan
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
20 Tahun Donasi Rp840 Triliun, Buffett Tinggalkan Gates Foundation, Isu Epstein Disorot
• 10 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.