Kebut Proyek Infrastruktur, Pramono Targetkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun pada 2027

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penerbitan Obligasi Daerah senilai Rp3,5 triliun pada Juni 2027.

Skema Obligasi Daerah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu alternatif pendanaan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, rencana penerbitan Obligasi Daerah telah diusulkan dalam Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2027 sebagai salah satu strategi memperkuat pembiayaan pembangunan daerah.

BACA JUGA:Prabowo Minta Kartu Identitas Tunggal Digital Segera Dieksekusi, Apa Lagi Itu?

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat membuka kegiatan Capacity Building Penerbitan Obligasi Daerah di Tribrata Hotel & Convention Center, Jalan Darmawangsa Raya, Jakarta Selatan pada Selasa, 27 Juli 2026.

"Rencana penerbitan Obligasi Daerah ini telah diusulkan dalam KUA-PPAS APBD Tahun 2027. Obligasi tersebut akan menjadi salah satu alternatif pembiayaan pembangunan daerah untuk mendukung berbagai proyek pelayanan publik," ujarnya.

Obligasi Daerah direncanakan memiliki tenor maksimal tujuh tahun.

Besaran kupon akan ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi dan dinamika pasar keuangan saat penerbitan sehingga pembiayaan tetap efisien dan kompetitif.

Dana hasil penerbitan Obligasi Daerah akan difokuskan untuk pembangunan LRT Fase 1C Manggarai–Dukuh Atas, rumah sakit umum daerah (RSUD), unit sekolah baru, embung dan polder untuk pengendalian banjir, serta rumah susun.

BACA JUGA:Tekan Risiko Kebakaran, Pramono Siagakan APAR di Setiap RW

Persiapan penerbitan Obligasi Daerah terus dimatangkan melalui koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Pemprov DKI Jakarta telah mengajukan permohonan dukungan pada 12 Juni 2026, yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 10 Juli 2026.

Proses tersebut juga mendapat pendampingan dari berbagai kementerian dan lembaga.

Sebagai bagian dari tahapan persiapan, Pemprov DKI Jakarta telah menyelenggarakan kegiatan Capacity Building mengenai creative financing pada 20–21 Juli 2026.

Kegiatan tersebut didukung DPRD Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), World Bank, UNDP, serta sejumlah mitra pembangunan untuk memperkuat kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam proses penerbitan Obligasi Daerah.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Sorikmarapi Naik Status Waspada, Masyarakat Diimbau Jauhi Radius 1,5 Km
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan, Purbaya: Kalau Fiskal Tertekan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Amunisi Baru Prajogo Garap Proyek Geothermal,  BREN Kantongi Pinjaman Rp 5,36 T
• 26 menit lalukatadata.co.id
thumb
3 Perbedaan Deodorant dan Antiperspirant yang Perlu Kamu Tahu
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Aku Ingin Didengar, Bukan Dihakimi
• 16 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.