Ciputra Life Sebut KPR 40 Tahun Berpotensi Dongkrak Asuransi Jiwa Kredit

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rencana penerapan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan pembiayaan perumahan sekaligus membuka peluang bagi industri asuransi jiwa kredit. Tenor yang lebih panjang diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan perlindungan risiko bagi debitur maupun lembaga pembiayaan.

Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso mengatakan kebijakan yang memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor pembiayaan perumahan beserta industri pendukungnya.

"Kami menyambut baik setiap upaya pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah. Hunian merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga kebijakan yang dapat meningkatkan akses pembiayaan tentu berpotensi memberikan manfaat yang luas bagi perekonomian maupun kesejahteraan masyarakat," ujar Hengky kepada Warta Ekonomi, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, dari perspektif industri asuransi jiwa, khususnya asuransi jiwa kredit, tenor pembiayaan yang lebih panjang akan semakin memperkuat peran asuransi sebagai instrumen mitigasi risiko.

"Dari perspektif industri asuransi jiwa, khususnya Asuransi Jiwa Kredit, tenor pembiayaan yang lebih panjang akan semakin menegaskan pentingnya keberadaan perlindungan asuransi sebagai instrumen mitigasi risiko, baik bagi debitur, keluarga, maupun pihak bank atau lembaga pembiayaan," katanya.

Ia menjelaskan, asuransi jiwa kredit memberikan kepastian bahwa apabila debitur mengalami risiko sesuai ketentuan polis, kewajiban kredit dapat diselesaikan sehingga tidak menjadi beban bagi ahli waris. Perlindungan tersebut juga membantu menjaga kualitas aset perbankan maupun lembaga pembiayaan.

Meski melihat peluang pertumbuhan, Hengky mengatakan Ciputra Life masih menunggu kejelasan aturan dan skema implementasi KPR tenor 40 tahun sebelum menghitung potensi kontribusinya terhadap kinerja perusahaan.

Menurutnya, prospek bisnis akan sangat bergantung pada desain kebijakan, tingkat adopsi masyarakat, pertumbuhan penyaluran KPR, serta kondisi ekonomi secara keseluruhan.

"Yang dapat kami sampaikan, apabila implementasinya berjalan dengan baik, kebijakan ini berpotensi menciptakan peluang pertumbuhan kredit terutama kredit KPR serta pertumbuhan asuransi jiwa kredit," ujarnya.

Baca Juga: Ciputra Life Buka Suara soal Premi Asuransi untuk KPR Tenor 40 Tahun

Baca Juga: Asuransi Kredit Maksimal 20 Tahun, KPR 40 Tahun Perlu Desain Baru

Baca Juga: Industri Asuransi Berpeluang Raup Premi dari KPR Tenor 40 Tahun

Ke depan, Ciputra Life menyatakan akan menyesuaikan produk dan implementasi bisnis sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah dan regulator.

Sementara itu, Pengamat Asuransi Wahyudin Rahman memperkirakan dampak kebijakan tersebut terhadap pertumbuhan premi industri asuransi jiwa masih relatif terbatas. Menurutnya, kenaikan premi diperkirakan hanya berada pada kisaran 1-2% secara tahunan.

"Secara umum mendorong namun tidak terlalu signifikan. Asumsi pertumbuhan 1-2% year on year. Hal ini karena pencadangan dan metode pencatatan sesuai PSAK 117," kata Wahyudin.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laporan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Tiba-Tiba Dicabut, Ini Reaksi Polisi
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Hotman Paris Minta Maaf ke Prabowo, Jaksa Agung, Kapolri hingga Kapolda Metro Jaya
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Curhat Messi Usai Kalah di Final Piala Dunia 2026, Ungkap Luka yang Sulit Sembuh
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Lionel Messi: Luka Ini Sulit Sembuh, tapi Saya Bangga dengan Argentina
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG
• 15 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.