HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tiga dekade berlalu, trofi Piala AFF masih menjauh dari Timnas Indonesia. Sepuluh pelatih silih berganti datang, namun gagal. Hasil terbaik hanya runner-up. Kini, harapan baru berada di tangan John Herdman.
Piala AFF 2026 menjadi tantangan pertama John Herdman bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu datang menggantikan Patrick Kluivert dengan target yang belum pernah berhasil diwujudkan pendahulunya, yakni membawa Indonesia meraih gelar juara Piala AFF untuk pertama kali.
Sejak turnamen sepak bola terbesar Asia Tenggara itu pertama kali digelar pada 1996, Indonesia belum pernah sekalipun mengangkat trofi. Padahal, skuad Garuda menjadi salah satu peserta yang tak pernah absen tampil di ajang tersebut.
Hingga edisi 2024, Timnas Indonesia telah dipimpin oleh 10 pelatih berbeda. Meski beberapa di antaranya mampu membawa Garuda melaju hingga partai final, gelar juara selalu lepas di depan mata.
Ironisnya, Indonesia justru memegang rekor sebagai tim dengan jumlah runner-up terbanyak di Piala AFF. Sebanyak enam kali Garuda harus puas finis di posisi kedua tanpa pernah menjadi kampiun.
Selain Indonesia, Myanmar juga menjadi negara yang rutin tampil sejak edisi perdana tetapi belum pernah merasakan gelar juara. Sementara Thailand, Singapura, Vietnam, dan Malaysia telah lebih dulu mencicipi status sebagai penguasa Asia Tenggara.
Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF juga menunjukkan pola yang berulang. Setelah mampu menembus final, pada edisi berikutnya performa justru kerap menurun sebelum kembali bangkit beberapa tahun kemudian.
Kesempatan pertama Indonesia meraih gelar datang pada Piala AFF 2000. Saat itu, tim besutan Nandar Iskandar berhasil mencapai final sebelum akhirnya harus puas sebagai runner-up.
Catatan serupa kembali terulang pada edisi 2002 di bawah Ivan Kolev, kemudian 2004 bersama Peter Withe, 2010 dan 2016 bersama Alfred Riedl, serta 2020 ketika ditangani Shin Tae-yong.
Di luar enam final tersebut, Timnas Indonesia juga sempat terhenti di semifinal, perebutan tempat ketiga, bahkan gagal lolos dari fase grup dalam beberapa edisi.
Kini, tongkat estafet berada di tangan John Herdman. Pelatih yang pernah membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia itu diharapkan mampu mengakhiri penantian panjang Indonesia sekaligus memutus kutukan runner-up yang terus membayangi Garuda selama hampir 30 tahun.
Daftar Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF
1996 – Danurwindo (Semifinal)
1998 – Rusdy Bahalwan (Peringkat ketiga)
2000 – Nandar Iskandar (Runner-up)
2002 – Ivan Kolev (Runner-up)
2004 – Peter Withe (Runner-up)
2007 – Peter Withe (Penyisihan grup)
2008 – Benny Dollo (Semifinal)
2010 – Alfred Riedl (Runner-up)
2012 – Nilmaizar (Penyisihan grup)
2014 – Alfred Riedl (Penyisihan grup)
2016 – Alfred Riedl (Runner-up)
2018 – Bima Sakti (Penyisihan grup)
2020 – Shin Tae-yong (Runner-up)
2022 – Shin Tae-yong (Semifinal)
2024 – Shin Tae-yong (Penyisihan grup)
2026 – John Herdman (?)
Seluruh pencapaian para pendahulunya kini menjadi tolok ukur bagi John Herdman. Jika mampu membawa Timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF 2026, namanya akan tercatat sebagai pelatih pertama yang berhasil mempersembahkan trofi paling bergengsi di Asia Tenggara untuk skuad Garuda.





